Cerita serupa datang dari pedagang cuanki asal Garut, Zaenal Muttaqien. Ia mengaku rutin mengikuti program mudik gratis Pupuk Kujang karena dinilai lebih nyaman dan efisien.
"Saya selalu mengusahakan ikut program mudik gratis ini karena merasa lebih nyaman. Tak perlu berdesakan di terminal, tak perlu khawatir kecopetan bahkan tak perlu khawatir berdiri di bus,"kata Zaenal yang membawa istri dan kedua anaknya.
Bagi pedagang cuanki ini, manfaat yang dirasakan tidak hanya soal hemat biaya, tetapi juga kenyamanan selama perjalanan yang dinilai lebih baik dibandingkan transportasi umum lainnya.
"Biasanya waktu perjalanan jadi lebih ringkas, kita tinggal duduk nyaman di bus," ujar Zaenal.***
Artikel Terkait
Posko Mudik Idulfitri Disiapkan di 82 Titik Jawa Barat, BPBD Jabar Antisipasi Bencana Saat Arus Mudik 2026
Terima Kompensasi Rp1,4 Juta, Penarik Becak di Cirebon Siap Patuhi Arahan Gubernur Jawa Barat Saat Mudik
Kapolda Jabar Tegaskan Penindakan 1.700 Truk Sumbu Tiga yang Nekat Beroperasi saat Pengawasan Mudik
Perputaran Uang Mudik Lebaran Diprediksi Tembus Rp190 Triliun, Ekonomi Daerah Dipacu Belanja Pemudik
Jelang Lebaran, Jalur Mudik Garut Disterilkan dari Delman dan Becak, Pengemudi Dapat Kompensasi Rp200 Ribu per Hari
Antrean Gilimanuk Mengular 35 Km Saat Mudik Lebaran 2026, Pemudik Pingsan hingga Disiram Air Damkar