Guna menjamin kelayakan konsumsi, langkah preventif berupa standardisasi tata cara pemotongan yang higienis dan halal telah disosialisasikan secara masif bersama MUI dan DMI.
Pemeriksaan medis klinis pada hewan juga diperketat di lapangan demi memastikan aspek kesehatan komoditas ternak tersebut.
Di luar persiapan menyambut Idul Adha 1447 Hijriah, forum tersebut juga menggarisbawahi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan selama masa libur panjang.
Para pemangku wilayah di tingkat kecamatan diminta untuk tetap mengedukasi warga agar tidak mengabaikan kebersihan ruang publik.
“Kebersihan harus terus kita jaga bersama. Saya minta para camat terus aktif mengedukasi masyarakat agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman,” tegasnya.
Aspek internal birokrasi tidak luput dari evaluasi, di mana Bupati Herdiat Sunarya memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan program efisiensi penggunaan energi di lingkungan perkantoran dinas yang dinilai mampu menghemat anggaran daerah secara signifikan.
“Saya melihat hasil efisiensi ini mulai terasa signifikan. Penghematan energi di tiap OPD menunjukkan komitmen bersama dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan bertanggung jawab,” katanya.
Pertemuan ini juga diwarnai dengan momen solidaritas, di mana seluruh peserta diajak mendoakan keselamatan warga lokal yang kini sedang menunaikan ibadah di tanah suci melalui Kloter 15 dan Kloter 31.
Selain itu, bupati juga mengapresiasi penyaluran bantuan kebencanaan bagi korban terdampak musibah alam yang bersumber dari gotong royong ASN melalui Baznas Kabupaten Ciamis.
“Ini bukti bahwa semangat kebersamaan masyarakat Ciamis sangat kuat. Terima kasih kepada ASN dan seluruh masyarakat yang telah ikut peduli membantu saudara-saudara kita yang terdampak musibah,” ujarnya.
Pada sesi akhir, penekanan khusus diarahkan pada mitigasi isu sosial yang mengancam generasi muda. Deteksi dini terhadap praktik perundungan, kekerasan fisik, dan pelecehan seksual terhadap anak wajib diperkuat dengan memposisikan lingkungan keluarga sebagai benteng pertahanan utama.
“Kasus kekerasan, pelecehan seksual, hingga bullying harus kita tekan bersama. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua, terutama para orang tua dalam menjaga dan mendampingi anak-anaknya,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Mencari Sosok Inspiratif, Pemilihan Pemuda Pelopor 2026 Ciamis Resmi Dimulai dengan Fokus pada 5 Bidang Inovasi
Bapenda Ciamis Gebrak Inovasi Pajak Digital, Bayar Pajak Kini Lebih Mudah dan Transparan
Strategi PKK Ciamis Wujudkan Indonesia Emas 2045, Kolaborasi Hari Kartini dan Sosialisasi Program Rakernas X
Kunci Pembangunan Tepat Sasaran, Pemkab Ciamis Perkuat Integrasi Melalui Forum Satu Data Indonesia 2026
Hadiri Rakornas Pertanian 2026, Bupati Ciamis Kawal Alokasi Bantuan Sektor Perkebunan dan Infrastruktur Pengairan
Sinergi Lintas Instansi Garap DED Rehabilitasi Situs Karangkamulyan Guna Perkuat Wisata Sejarah Kabupaten Ciamis