Dari hasil pembahasan, forum menghasilkan tiga rekomendasi utama yang akan menjadi agenda tindak lanjut. Pertama, memperkuat ekonomi kader dan keluarga agar lebih mandiri.
Kedua, menciptakan lingkungan yang positif untuk mendukung tumbuh kembang anak. Ketiga, memperbaiki pola komunikasi dalam keluarga sebagai pondasi terbentuknya rumah tangga yang harmonis.
Bagi Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi, hasil diskusi tersebut harus diwujudkan dalam langkah nyata sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Karena itu, program Rumah Keluarga Indonesia akan terus diperkuat sebagai sarana pembinaan keluarga yang berkelanjutan.
"Kami ingin setiap kader menjadi pelopor keluarga yang kokoh. Ketika keluarga kuat, maka masyarakat akan kuat, dan pada akhirnya akan melahirkan bangsa yang maju, berakhlak, serta memiliki daya saing tinggi," pungkasnya.
Melalui semangat Hari Keluarga Nasional 2026, Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi berharap upaya memperkuat ketahanan keluarga tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan organisasi, komunitas, dan seluruh lapisan masyarakat.
Dengan kolaborasi tersebut, FGD PKS Ciamis diharapkan menjadi awal lahirnya berbagai program Rumah Keluarga Indonesia yang mampu menghadirkan keluarga Indonesia yang harmonis, mandiri, dan berkualitas.***
Artikel Terkait
Bupati Ciamis Resmikan ARAS Siti Halimah, Perkuat Reforma Agraria dan Ketahanan Pangan Berbasis Perempuan
Inflasi Kota Tasikmalaya Juni 2026 Hanya 0,03 Persen, Penutupan MBG Ikut Tekan Kenaikan Harga
Hujan Tak Kunjung Turun, Petani Kota Tasikmalaya Waswas Lahan Pertanian Terancam Puso
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga TNI, Ini Penjelasan Mabes TNI dan Rekam Jejak Penanganan Kasus Korupsi
Penggeledahan Rumah Jampidsus dan Kasus Brigjen Polri Jadi Sorotan, Begini Fakta Penyidikan Korupsi yang Terungkap
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga TNI, Kapuspen Tegaskan Tak Berkaitan dengan Penggeledahan Polri