Dalam proses pembukaan brankas rumah Sentul, Roy mengatakan dirinya menggunakan gerinda dan hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit.
“Langsung gerak cepat aja, langsung digerinda langsung dibuka. Kurang lebih 15 menitan,” imbuhnya.
Sebagai ahli kunci, Roy menilai sistem keamanan pintu penyimpanan tersebut tergolong canggih karena menggunakan dua mekanisme penguncian sekaligus.
“Sistem keamanannya bagus. Kuncinya pakai kombinasi putar, sama kunci manual. Jadi dua kunci, brankas canggih itu, mahal. Bajanya ada dua lapis, jadi memang bukan brankas besi kotak,” jelasnya.
Ia juga mengungkap bahwa lokasi brankas rumah Sentul dibuat sangat tersembunyi karena berada di balik lemari di salah satu kamar lantai dua.
“Di lantai dua, di kamar. Jadi, itu ditutup kayak lemari, di belakang lemari posisinya,” ujar Roy.
Penggeledahan Temukan Emas 74 Kg dan Uang Miliaran
Penggeledahan Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya di rumah Sentul itu menghasilkan penyitaan emas 74 kg serta sejumlah uang tunai dalam berbagai mata uang.
Selain emas 74 kg, penyidik turut mengamankan uang tunai sebesar 4,7 juta dolar Amerika Serikat, 14 juta dolar Singapura, serta Rp100 juta. Total nilai barang bukti diperkirakan mencapai sekitar Rp476 miliar.
Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari penyidikan dugaan korupsi yang berkaitan dengan pengadaan batu bara yang diduga memicu pemadaman listrik, perkara PT Asabri, serta penyelesaian utang PT CBS kepada anak perusahaan Krakatau Steel.
Selain dugaan korupsi, penyidik juga mendalami dugaan suap, gratifikasi, hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU). Hingga kini, proses penyidikan masih terus berlangsung.***
Artikel Terkait
Modus Baru Terbongkar, 3,37 Ton Ganja Asal Thailand Disamarkan dalam Koper dan Matras di Tanjung Priok
Kronologi 3 Polisi Tewas saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan, Aiptu Sumariyanto Ditemukan Mengapung di Sungai
Fakta Temuan Platina 55 Kg di Mobil Bupati Langkat, KPK Taksir Nilainya Capai Rp40 Miliar
Anak Pengurus LBI Jadi Korban Begal di Arcamanik Bandung, Motor Dirampas dan Alami Luka Berat
Kasus Daycare Little Aresha Kian Meluas, Polisi Tetapkan 14 Tersangka Baru, Total Jadi 27 Orang
Kronologi Pembunuhan Gadis di Lumajang Terungkap, Polisi Ungkap Dugaan Rekayasa Pelaku Usai Habisi Korban
Kasus Dugaan Pembakaran 3 Santri di Lombok Tengah Masuk Penyidikan, Polisi Segera Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Update Kasus Daycare Little Aresha, Satpam dan Petugas Kebersihan Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Unsur Pembiaran
Update Kasus Korupsi Batu Bara: Polisi Sita Emas 74 Kg Senilai Rp476 Miliar dari Brankas Tersembunyi
Penggeledahan Rumah Jampidsus dan Kasus Brigjen Polri Jadi Sorotan, Begini Fakta Penyidikan Korupsi yang Terungkap