TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan daerah merupakan salah satu fungsi strategis DPRD dalam memastikan penggunaan anggaran daerah berlangsung efektif, transparan, dan akuntabel.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Arip Rachman, S.E., M.M., saat melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 di Aula Desa Singaparna, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (12/7/2026).
Menurut Arip, pengawasan legislatif tidak hanya berorientasi pada penyerapan aspirasi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan agar sesuai dengan target dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Ia menilai keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pengawasan menjadi bagian penting dari pembangunan yang partisipatif. Berbagai masukan yang disampaikan warga akan menjadi dasar bagi DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah daerah.
Selain pembangunan infrastruktur, pengawasan juga mencakup aspek tata ruang, lingkungan hidup, dan penyelenggaraan pekerjaan umum agar pembangunan berlangsung berkelanjutan serta memperhatikan kepentingan masyarakat.
Arip berharap sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga setiap program pembangunan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di Jawa Barat.
"Kami ingin memastikan setiap rupiah anggaran pembangunan benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat dan dilaksanakan dengan prinsip transparansi, kualitas, serta akuntabilitas," tegasnya.***
Artikel Terkait
Anggota DPRD Jabar Arip Rachman, Dialog dengan Warga Sukaluyu Dorong Pemanfaatan SIPD untuk Pembangunan Desa
Dorong Solusi Atasi Kendala Program dan Akses Sistem Pemerintahan, Begini Kata Arip Rachman
Arip Rachman Soroti Perbaikan Jalan dan Irigasi dalam Pengawasan Pemerintahan di Salawu
Arip Rachman Tampung Aspirasi BPJS dan Data KPM, Siap Koordinasikan dengan Komisi Terkait
Arip Rachman Desak Revitalisasi Irigasi Ciramajaya, Ratusan Hektare Sawah Terancam Tak Bisa Ditanami
Saluran Dijebol Warga, Arip Rachman Minta Pengawasan Irigasi Diperketat