Kepolisian juga menyampaikan hasil autopsi yang menyebut luka tembak pada bagian kepala sebagai penyebab kematian. Dari pemeriksaan yang disampaikan polisi, tidak ditemukan unsur kekerasan maupun luka akibat benda tajam yang menjadi penyebab kematian Winda.
Namun, keluarga Winda Lorenza memiliki pandangan berbeda. Temuan berupa luka lebam dan memar pada tubuh jenazah menjadi salah satu alasan keluarga mempertanyakan kesimpulan bunuh diri.
Perbedaan versi tersebut kini menjadi dasar keluarga membawa perkara kematian Winda Lorenza ke Polda Sumut. Keluarga meminta dugaan pembunuhan yang mereka laporkan dapat ditelusuri melalui proses penyelidikan lebih lanjut.***
Artikel Terkait
Iming-iming Untung dari Titip Limit Paylater Berujung Petaka, Kerugian Korban Tembus Rp500 Juta
Viral Video Bullying Remaja Putri di Cilacap, Polisi Ungkap Dua Aksi Libatkan Pelaku dan Korban yang Sama
Pegawai RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya Dijatuhi Sanksi Administrasi, Wali Kota Viman Minta Bijak Bermedia Sosial
Unggahannya Dirujak Warganet, Pegawai RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya Mengundurkan Diri
Mengejutkan, Kim Hee Jin Buka Suara soal Megawati Hangestri, Singgung Kekuatan Baru Hyundai Hillstate
Pemkab Garut Matangkan GEMAR di Car Free Day, Libatkan Lintas Sektor demi Senam Massal yang Aman dan Meriah