Gempa NTT M 7,7, 38 Orang Meninggal Dunia, 2.000 Jiwa Mengungsi dan Kerusakan Masih Didata

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:50 WIB
Gempa NTT M 7,7 menewaskan 38 orang dan membuat 2.000 jiwa mengungsi. BNPB masih mendata kerusakan dan korban terdampak di sejumlah wilayah. (SAR Maumere)
Gempa NTT M 7,7 menewaskan 38 orang dan membuat 2.000 jiwa mengungsi. BNPB masih mendata kerusakan dan korban terdampak di sejumlah wilayah. (SAR Maumere)

Dampak lain dari Gempa NTT adalah perpindahan warga dari lokasi yang dianggap berisiko. BNPB mencatat sekitar 2.000 jiwa mengungsi secara mandiri setelah gempa mengguncang wilayah tersebut.

Sebagian warga memilih meninggalkan rumah karena kondisi bangunan yang terdampak maupun kekhawatiran terhadap guncangan susulan.

Angka 2.000 jiwa mengungsi tersebut juga masih dapat berubah seiring proses pendataan yang dilakukan pemerintah daerah bersama petugas kebencanaan.

Kondisi di lapangan menjadi perhatian karena sejumlah bangunan mengalami kerusakan, sementara akses menuju beberapa wilayah juga terkendala akibat longsor.

Baca Juga: Pekan QRIS Nasional 2026 di Kota Tasikmalaya Makin Luas, QRIS Masuk Layanan Publik hingga Pesantren

Puluhan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

Selain korban jiwa, dampak Gempa NTT terlihat dari kerusakan bangunan di sejumlah lokasi. BNPB mencatat sebanyak 54 unit rumah mengalami rusak berat.

Selain itu, terdapat sembilan rumah dengan kategori rusak sedang dan 11 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.

Kerusakan juga menyentuh sejumlah fasilitas yang digunakan masyarakat. BNPB mencatat lima fasilitas kesehatan dan satu fasilitas pendidikan terdampak.

Baca Juga: Waduk Brigif Jagakarsa, Destinasi Wisata Hits di Jakarta Selatan untuk Jogging dan Refreshing

Tiga fasilitas ibadah serta enam kantor pemerintahan juga masuk dalam daftar bangunan yang mengalami kerusakan.

Sementara itu, sejumlah ruas jalan dilaporkan tertutup material longsor. Untuk memastikan tingkat kerusakan infrastruktur jalan, proses pendataan masih dilakukan bersama Kementerian Pekerjaan Umum.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dampak bencana tidak hanya tercermin dari angka 38 orang meninggal dunia, tetapi juga dari kerusakan tempat tinggal, fasilitas pelayanan masyarakat, dan akses transportasi.

Baca Juga: Clareesya Vokalis RoBoKop Dipolisikan Buntut Foto Gaya Takbir di Sounds Project

BNPB: Data Korban dan Kerusakan Masih Bergerak

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Polisi dan Warga Lupakan Sekat di Lomba 17-an

Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB
X