TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya, Senin 17 Agustus 2026 berlangsung khidmat.
Dengan mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur" dalam peringatan HUT RI tersebut OJK Tasikmalaya bersama industri jasa keuangan di wilayah Priangan Timur berkomitmen memperkuat sinergi untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah.
Melalui peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, OJK Tasikmalaya bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Priangan Timur menegaskan komitmen untuk terus mempererat sinergi dan menghadirkan sektor jasa keuangan yang semakin sehat, stabil, berintegritas, dan inklusif sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Adil, dan Makmur.
Baca Juga: OJK Tasikmalaya Bekali 91 Anggota Pramuka dengan Literasi Keuangan dan Bahaya Judi Online
Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati menyampaikan bahwa kemerdekaan tidak cukup dimaknai dengan mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi perlu diterjemahkan menjadi kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan peran OJK dan industri jasa keuangan dalam mewujudkan sektor keuangan yang sehat, berintegritas, inklusif, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
"Momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat bagi kita untuk terus memberikan yang terbaik melalui peran masing-masing, " ujar Nofa.
Baca Juga: OJK Tasikmalaya Bekali Mahasiswa Unpad, Literasi Keuangan Jadi Benteng dari Jerat Pinjaman Ilegal
Menurut Nofa, bagi OJK dan industri jasa keuangan, perjuangan hari ini adalah menjaga integritas, bekerja secara profesional, membangun kepercayaan, serta memastikan setiap pekerjaan yang kita lakukan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Nofa juga mengajak seluruh pelaku industri jasa keuangan di Priangan Timur untuk terus memperkuat perannya sebagai mitra pembangunan melalui peningkatan kualitas intermediasi, perluasan akses pembiayaan kepada sektor produktif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penguatan pelindungan konsumen, serta penerapan tata kelola dan integritas yang baik.
"Pertumbuhan industri jasa keuangan diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, " ujarnya.
Baca Juga: Kembangkan Ekonomi Daerah, Pemkab Garut Gandeng OJK Perluas Akses Pembiayaan Pertanian Kentang
Artikel Terkait
Gandeng PERSIS, OJK Perluas Akses Keuangan Syariah di Garut Lewat Duta Literasi hingga Tingkat Desa
OJK Tasikmalaya Dorong Mahasiswa Jadi Investor Cerdas Lewat Sekolah Pasar Modal di Ciamis
Program Tasikmalaya CAANG Jangkau 58 Ribu Warga, OJK Targetkan Edukasi Meluas hingga 98 Ribu Masyarakat
OJK Setujui Penggabungan BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari, Perkuat Industri BPR Syariah
OJK Tasikmalaya Luncurkan Program GENIUS di Ciamis, Perkuat Literasi Keuangan Guru dan Kepala Sekolah
OJK Tasikmalaya dan TPAKD Garut Perkuat UMKM lewat Program Desa EKI Tepas Papandayan