24 Kopaja Batal Angkut Massa BEM UI, Korlap Sebut Sopir Diduga Diintimidasi Jelang Aksi Bundaran HI

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:49 WIB
Aksi BEM UI di Bundaran HI diwarnai polemik setelah 24 Kopaja disebut batal mengangkut mahasiswa. Korlap menduga sopir mendapat intimidasi. (Instagram.com/@jakartainfoterkini.id)
Aksi BEM UI di Bundaran HI diwarnai polemik setelah 24 Kopaja disebut batal mengangkut mahasiswa. Korlap menduga sopir mendapat intimidasi. (Instagram.com/@jakartainfoterkini.id)

Persoalan bencana di Nusa Tenggara Timur dan Flores turut menjadi perhatian mahasiswa dalam aksi BEM UI. Massa mendesak pemerintah memberikan status bencana nasional terhadap wilayah yang terdampak gempa bumi.

Hafidz menyampaikan tuntutan tersebut sebagai salah satu poin yang dibawa dalam demonstrasi di Bundaran HI.

"Tuntutan terakhir kami adalah meminta pemerintah menetapkan status Bencana Nasional di NTT dan Flores," tandas Hafidz.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X