Gempa NTT M7,7 Rusak RSUD Ruteng, Kemenkes Bangun RS Lapangan dan Kerahkan Logistik Udara

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:44 WIB
Gempa NTT M7,7 membuat RSUD Ruteng mengalami kerusakan. Kemenkes membangun RS lapangan dan TNI AU mengerahkan enam pesawat logistik. (Threads/lintaskanal/militer.udara)
Gempa NTT M7,7 membuat RSUD Ruteng mengalami kerusakan. Kemenkes membangun RS lapangan dan TNI AU mengerahkan enam pesawat logistik. (Threads/lintaskanal/militer.udara)

MANGGARAI, Mediapriangan.com - Penanganan korban gempa NTT M7,7 memasuki tahap penguatan layanan kesehatan dan distribusi bantuan. Kementerian Kesehatan membangun RS lapangan di Stadion Golo Dukal, Kabupaten Manggarai, setelah struktur RSUD Ruteng dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Fasilitas sementara tersebut disiapkan untuk memastikan pelayanan medis tetap berjalan, khususnya bagi korban yang membutuhkan penanganan cedera dan operasi. Pembangunan RS lapangan juga dirancang dengan ruang pembedahan yang terisolasi untuk menjaga sterilitas sekaligus menekan risiko infeksi.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pembangunan fasilitas tersebut telah dimulai dengan mendirikan lima tenda. Empat tenda digunakan sebagai ruang pasien, sedangkan satu tenda diperuntukkan bagi tindakan operasi.

Baca Juga: Pengusaha UMKM Tebet Klaim Diusir Demi SPPG, Deposit Rp8 Juta Ditahan dan Muncul Tagihan Rp30 Juta

"Di sini sudah kita pasang lima tenda, empat untuk pasien, masing-masing bisa menampung 20 pasien, kemudian satu khusus untuk ruang operasi karena ruangnya steril dan bisa dibuat terisolasi. Kita harapkan besok sudah mulai beroperasi," ujar Menkes dalam keterangan resminya, Rabu, 19 Agustus 2026.

Selain ruang pasien dan operasi, RS lapangan juga dilengkapi tenda Instalasi Gawat Darurat atau IGD serta ruang rawat inap. Kapasitas awal yang disiapkan mencapai sekitar 60 tempat tidur.

Kapasitas tersebut akan ditambah untuk mengantisipasi kebutuhan perawatan korban. Pemerintah menargetkan sedikitnya 100 tempat tidur tersedia di RS lapangan tersebut.

"Kita akan tambah lagi sehingga minimal menjadi 100 rawat inap. Kita sedang kirim tenda tambahan dari Bali," terang Menkes.

Baca Juga: Pria Tanpa Busana Serang Acak Pemotor di Lenteng Agung, 2 Pengendara Jadi Korban hingga Diamankan Polisi

Untuk mendukung pelayanan medis, tenda yang digunakan dirancang menggunakan material yang mampu menghadapi kondisi cuaca. Bagian lantainya dibuat khusus agar lebih higienis, mengurangi risiko genangan ketika hujan, serta membantu pergerakan tenaga medis dan peralatan.

Pembangunan RS lapangan menjadi bagian dari respons pemerintah terhadap dampak gempa NTT M7,7 yang menyebabkan fasilitas kesehatan di wilayah terdampak membutuhkan dukungan layanan tambahan. RS lapangan juga diprioritaskan untuk menangani korban dengan kondisi yang memerlukan tindakan medis lebih lanjut.

Di sisi lain, distribusi bantuan menuju wilayah terdampak juga diperkuat melalui jalur udara. TNI Angkatan Udara mengoperasikan enam pesawat angkut untuk membawa kebutuhan pangan dan perlengkapan penanganan bencana.

Baca Juga: Momen Kocak BEM UI Roasting Polwan di Thamrin, Spanduk Kami Siap Melayani Jadi Sorotan

Operasi pengiriman bantuan tersebut telah berlangsung sejak Senin, 17 Agustus 2026. Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, mengatakan armada udara dikerahkan menuju sejumlah daerah yang menjadi titik distribusi bantuan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X