Sebelumnya kata Nining, telah diselenggarakan beragam perlombaan lainnya seperti lomba karaoke, hingga senam sehat bersama yang membangkitkan semangat dan kebugaran jasmani.
"Segala bentuk kegiatan kami selenggarakan secara mandiri, dikelola oleh unsur kami sendiri, dan biaya yang digunakan pun dikembalikan untuk kebutuhan bersama dalam lingkungan kerja.
Setiap perlombaan ujar dia, disiapkan hadiah sederhana saja, berupa bingkisan konsumsi. "Yang kami kejar bukanlah nilai hadiah semata, melainkan kebersamaan tulus yang tercipta, keakraban yang terjalin, dan kebahagiaan yang terbagi bersama," jelasnya.
Baca Juga: Tangis Celina Olivia Usai Bawa Baki Paskibraka HUT RI ke-81, Prabowo Ikut Terharu
Lanjut Nining, momen peringatan HUT RI menjadi waktu yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai jeda sehat di tengah rutinitas pelayanan yang terus berjalan tanpa henti, kegiatan berfungsi menyegarkan kembali jiwa dan semangat pengabdian yang kadang terasa lelah karena beban tugas.
"Kita berkumpul bukan untuk kemewahan yang berlebih, melainkan untuk saling menguatkan tekad dan menyegarkan semangat persaudaraan. Harapan kami, setelah momen indah ini usai, kita semua kembali bertugas dengan semangat baru yang lebih membara, lebih kompak, dan semakin tulus mengabdi demi mewujudkan derajat kesehatan masyarakat Kota Tasikmalaya yang lebih baik," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Pengusaha UMKM Tebet Klaim Diusir Demi SPPG, Deposit Rp8 Juta Ditahan dan Muncul Tagihan Rp30 Juta
Gempa NTT M7,7 Rusak RSUD Ruteng, Kemenkes Bangun RS Lapangan dan Kerahkan Logistik Udara
Kabut Asap Karhutla Banjarbaru Makin Pekat, BMKG Sebut Kualitas Udara Berbahaya
Viral Dua Pria Diduga Gesek Nomor Rangka di Parkiran GBK, Polda Metro Jaya Turun Tangan
Biaya Haji 2027 Melonjak Jadi Rp107 Juta, Jemaah Justru Diusulkan Bayar Rp42,9 Juta
Ansor dan Akademisi NU Tasikmalaya Kritik Undangan KDM ke Syuriah NU Jelang Muktamar
5 Ton Rendang dari Sumbar untuk Korban Gempa NTT, Terinspirasi Bantuan Saat Bencana 2009
Kronologi Pelajar Tertemper KRL di Kalideres, Teriakan Warga Pecah Saat Korban Dievakuasi
KRL Bogor dan Tangerang Terganggu 2 Kecelakaan, 18 Perjalanan Telat hingga 1 Jam
Tertimbun 4 Hari akibat Gempa NTT, Nenek 84 Tahun Paulina Pobi Ditemukan Selamat dalam Reruntuhan