Pungli Polisi Surabaya Viral, Kapolrestabes Beri Sanksi Demosi hingga Sorotan soal Motor Barang Bukti

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:12 WIB
Pungli Polisi Surabaya viral setelah warga diminta Rp1 juta saat mengurus motor barang bukti. Kapolrestabes Surabaya menjatuhkan sanksi demosi. ((Threads/tasyamarcella96 - Instagram/luthfie.daily))
Pungli Polisi Surabaya viral setelah warga diminta Rp1 juta saat mengurus motor barang bukti. Kapolrestabes Surabaya menjatuhkan sanksi demosi. ((Threads/tasyamarcella96 - Instagram/luthfie.daily))

“Saya minta ini para Kasat juga harus bertanggung jawab, saya menilai tidak ada pengawasan optimal dari Kasat. Saya minta ini menjadi pelajaran betul,” lanjutnya.

“Saya minta ini jadi kejadian yang terakhir, jangan ada kejadian ini lagi,” sambungnya.

Warga Tolak Penggantian Uang 10 Kali Lipat

Di tengah penanganan kasus tersebut, warga yang mengunggah dugaan Pungli Polisi Surabaya mengungkapkan bahwa dirinya sempat bertemu dengan Luthfie.

Dalam pertemuan itu, warga menyebut Kapolrestabes Surabaya menyampaikan permintaan maaf dan memastikan anggota yang bersangkutan akan mendapat tindakan.

Baca Juga: Wisata Kuliner di Yasmin Bogor Makin Ramai, Warung Nasi Lumbung Lambung Jadi Buruan Pecinta Ayam Bawang Putih

“Beliau menyampaikan permohonan maaf dan anggota bersangkutan akan ditindak tegas,” ungkap pemilik akun @tasyamarcella96 tersebut, dikutip pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Warga tersebut juga mengaku mendapat tawaran uang pengganti senilai 10 kali lipat dari uang yang sebelumnya ditransfer. Namun, tawaran tersebut ditolak karena ia hanya meminta uang yang telah dikeluarkan sebelumnya dikembalikan.

“Saya sempat ditawarkan uang pengganti sebesar 10 kali lipat dari nominal yang sebelumnya saya keluarkan, namun saya menolak dan hanya meminta dikembalikan sejumlah uang yang saya keluarkan,” imbuhnya

Baca Juga: Pramono Anung Melayat Bambang Setiyawan, Anak Korban Kericuhan Pejompongan Ditawari Pekerjaan

Luthfie sendiri dalam video yang diunggah memang menjanjikan pengembalian uang warga tersebut sebanyak 10 kali lipat.

Warga itu menjelaskan, laporan mengenai Pungli Polisi Surabaya disampaikan bukan untuk memperoleh keuntungan pribadi. Ia mengaku ingin mencegah dugaan praktik serupa dianggap sebagai sesuatu yang wajar.

“Sejak awal, tujuan saya menyampaikan kejadian ini bukan untuk mencari keuntungan atau pun memperpanjang masalah. Saya hanya ingin apa yang tidak seharusnya terjadi kepada masyarakat tidak dianggap sebagai sesuatu yang biasa,” tuturnya.

Motor yang menjadi persoalan tersebut kemudian telah kembali kepada pemiliknya setelah diambil di Polsek Dukuh Pakis. Warga juga memberikan keterangan kepada pihak Propam terkait perkara tersebut.

Baca Juga: Wisata Kuliner Citeureup Bogor Punya Tempat Nongki Baru, Kopi Mulai Rp9 Ribu hingga Live Music

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X