Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, BNPB Petakan Sirene Tsunami di Pesisir Banten
Akan Membesar atau Lenyap Kembali?
Terkait adanya kemungkinan daratan baru tersebut akan membesar, Daryono menyebut, kondisi itu sangat bergantung pada aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
"Apakah daratan ini bisa membesar atau justru lenyap kembali? Jawabannya sangat bergantung pada pertarungan antara aktivitas vulkanik dan erosi alam," bebernya.
"Jika Gunung Anak Krakatau terus mengalami erupsi, pasokan material baru akan membuat daratan tersebut makin meluas," imbuh Daryono.
Daryono juga menuturkan, ada pula kemungkinan apabila erupsi terhenti, hantaman gelombang dan abrasi laut dapat mengikis endapan pasir yang belum padat sehingga 'daratan baru itu' dapat tenggelam kembali.
Terlebih, longsoran bawah laut atau erupsi eksplosif besar juga bisa menghancurkan struktur muda endapan tersebut dalam waktu singkat.
Baca Juga: 8 Orang Hilang di Selat Sunda, 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Dicari Usai Liputan Gunung Anak Krakatau
Layak Disebut sebagai Gunung Api Baru?
Dalam penuturannya, Daryono memaparkan 3 syarat geologis suatu daratan bisa dikategorikan sebagai gunung api baru yang berdiri sendiri.
Pertama, daratan tersebut harus memiliki saluran magma mandiri yang terhubung langsung ke dapur magma melalui rekahan baru, terpisah dari kawah induknya.
Kedua, daratan itu wajib menghasilkan aktivitas erupsi magmatik sendiri dengan memuntahkan magma atau gas dari kawahnya, bukan sekadar menampung muntahan dari gunung tetangga.
Ketiga, harus terdapat struktur geologis serta deformasi sendiri, yaitu adanya aktivitas gempa vulkanik lokal atau pembengkakan tanah yang terpusat tepat di bawah daratan baru tersebut.
"Menghadapi fenomena ini, masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu spekulatif yang beredar di media sosial," jelas Daryono.
"Kemunculan daratan baru ini adalah proses sedimentasi vulkanik yang lumrah di kawasan gunung api aktif," tandasnya.***
Artikel Terkait
Kapal Pemancing Penuh Pasir Hitam Usai Dekat Gunung Anak Krakatau, Erupsi Terekam Saat Malam
Rumah Warga Bandar Lampung Mendadak Diselimuti Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Tebalnya Bikin Syok
Erupsi Gunung Anak Krakatau Picu Harga Masker Melonjak, Keluhan Seller Nakal di Tengah Abu Vulkanik
Abu Anak Krakatau Mulai Mereda, Sejumlah Bandara Kembali Buka dan Penerbangan Dipulihkan Bertahap
Ombak Mendadak Besar, Pemancing Ungkap Momen Mencekam Saat Saksikan Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda
5 Jurnalis Belum Ditemukan di Gunung Anak Krakatau, Drone Thermal Dikerahkan Tim SAR Gabungan