Potensi lahan bambu mulai dipetakan
Pengembangan industri berbasis bambu juga membutuhkan kepastian pasokan bahan baku. Untuk itu, terdapat peluang koordinasi dengan Dinas Kehutanan Jawa Barat guna mendata potensi lahan penanaman bambu di sejumlah kelurahan.
Sukajaya dan Sukaraja disebut memiliki lahan potensial hingga puluhan hektare yang dapat ditindaklanjuti. Pendataan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk menghubungkan potensi lahan dengan kebutuhan bahan baku industri kriya.
Jika pengembangan bahan baku berjalan seiring dengan pembinaan perajin, peningkatan kualitas, dan perluasan pemasaran, industri bambu berpeluang memberi nilai tambah bagi perekonomian daerah.
Melalui Priangan Bamboo Fest 2026, Pemerintah Kota Tasikmalaya mendorong produk lokal memperoleh ruang promosi yang lebih luas. Agenda tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjalankan Tasik Pelak melalui kolaborasi, penguatan UMKM, dan pengembangan bambu sebagai salah satu ciri khas kerajinan Kota Tasikmalaya.***
Artikel Terkait
Kapolda Jabar Soroti Geng Motor di Kota Tasikmalaya, Kenakalan Remaja Diminta Jadi Perhatian Semua Pihak
Tekan Kasus TB dan Gagal Ginjal Usia Muda, Kemenkes Genjot CKG di Kota Tasikmalaya
Payung Geulis Kota Tasikmalaya Dibuat Lebih Inovatif, Model 8 Jari-jari Jadi Harapan Baru Para Perajin
HIPMI Kota Tasikmalaya Matangkan MUSCAB VI, RBPL Bentuk SC dan OC untuk Kawal Tahapan Organisasi
32 Paralegal Kota Tasikmalaya Terima Sertifikat, Diky Chandra Dorong Jadi Jembatan Bantuan Hukum
Kota Tasikmalaya Kembali Jadi Terbaik Jawa-Bali, TPID Award 2026 Pertahankan Prestasi Dua Tahun Beruntun