Pendekatan tersebut membuka peluang agar pembinaan UMKM tidak hanya bergantung pada pendanaan pemerintah. Keterlibatan asosiasi dan mitra usaha dapat membantu pelaku usaha memperoleh pengetahuan, jaringan pemasaran, serta akses terhadap calon pembeli.
Dalam konteks ini, Priangan Bamboo Fest 2026 menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan peluang pasar.
Kegiatan tersebut sekaligus mendukung upaya memperluas manfaat Tasik Pelak melalui promosi produk dan penguatan jejaring bisnis.
Baca Juga: Perkuat Fungsi Masjid, PD DMI Kota Tasikmalaya Gelar Program Akademi Kader Masjid
Seratus stan dan peluang pasar ekspor
Ketua pelaksana kegiatan, H. Abun Benyamin, mengatakan panitia menyiapkan sekitar 100 stan untuk produk kriya, kerajinan, dan kuliner. Peserta tidak hanya berasal dari kawasan Priangan, tetapi juga dari daerah lain, termasuk Sukabumi, Sumedang, dan Cirebon.
Keikutsertaan pelaku usaha dari berbagai daerah memperluas ruang promosi produk sekaligus membuka kesempatan membangun kemitraan lintas wilayah.
Abun juga menyampaikan bahwa sejumlah anggota asosiasi telah mengekspor produk kerajinan atau art craft ke Eropa dan Amerika. Pengalaman tersebut memperlihatkan adanya pelaku industri yang telah menjangkau pasar internasional.
Namun, peluang ekspor membutuhkan kesiapan produksi, konsistensi kualitas, desain yang sesuai kebutuhan pasar, serta jaringan perdagangan yang memadai.
Karena itu, peningkatan kapasitas perajin menjadi bagian penting dalam pengembangan industri kriya di Kota Tasikmalaya.
Salah satu produk yang dinilai memiliki potensi nilai tambah ialah bambu laminasi. Nilainya disebut dapat mencapai Rp18 juta per meter kubik, bergantung pada jenis produk dan spesifikasinya.
Potensi tersebut perlu ditopang ketersediaan bahan baku, keterampilan pengolahan, dan standar kualitas yang sesuai dengan kebutuhan pembeli.
Artikel Terkait
Kapolda Jabar Soroti Geng Motor di Kota Tasikmalaya, Kenakalan Remaja Diminta Jadi Perhatian Semua Pihak
Tekan Kasus TB dan Gagal Ginjal Usia Muda, Kemenkes Genjot CKG di Kota Tasikmalaya
Payung Geulis Kota Tasikmalaya Dibuat Lebih Inovatif, Model 8 Jari-jari Jadi Harapan Baru Para Perajin
HIPMI Kota Tasikmalaya Matangkan MUSCAB VI, RBPL Bentuk SC dan OC untuk Kawal Tahapan Organisasi
32 Paralegal Kota Tasikmalaya Terima Sertifikat, Diky Chandra Dorong Jadi Jembatan Bantuan Hukum
Kota Tasikmalaya Kembali Jadi Terbaik Jawa-Bali, TPID Award 2026 Pertahankan Prestasi Dua Tahun Beruntun