daerah

Suara Anak Aceh Korban Banjir Aceh Minta Presiden Prabowo Subianto Kirim Alat Berat dan Sepatu Boot

Minggu, 21 Desember 2025 | 17:52 WIB
Anak Aceh penyintas banjir Aceh menyampaikan permintaan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto dari lokasi bencana. (TikTok/Geri Sugata)

Mediapriangan.com - Di tengah sisa banjir Aceh yang masih menyisakan tumpukan kayu dan lumpur tebal, suara anak Aceh mulai terdengar menyampaikan harapan mereka.

Anak Aceh yang menjadi korban banjir Aceh itu tidak meminta hiburan, melainkan bantuan nyata agar lingkungan tempat tinggal mereka bisa kembali aman.

Melalui video yang diunggah di media sosial pada Sabtu, 20 Desember 2025, sejumlah anak Aceh tampak berdiri di lokasi banjir Aceh yang belum tersentuh pembersihan.

Baca Juga: Desa Simaninggir Tapanuli Tengah Terisolir Akibat Banjir, Warga Lewati Hutan Curam Demi Jemput Bantuan

Dengan latar puing kayu berukuran besar, anak Aceh tersebut menyampaikan pesan yang ditujukan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Kondisi wilayah terdampak banjir Aceh membuat aktivitas warga lumpuh. Kayu-kayu gelondongan sisa banjir Aceh masih menutup akses pemukiman.

Anak Aceh menyadari bahwa tanpa alat berat, puing-puing tersebut sulit disingkirkan secara manual.

Baca Juga: Pengungsi Aceh Korban Banjir Sumatera Minta Sajadah untuk Ibunya, Kisah Bocah Ini Mengundang Haru

"Pak Prabowo tolong datang ke sini, bawa alat berat buat bersihkan ini," ucap salah satu anak Aceh dalam video tersebut.

Permintaan kepada Prabowo Subianto itu bukan sekadar simbolis. Anak Aceh berharap lingkungan mereka bisa kembali layak huni setelah banjir Aceh menghancurkan rumah dan akses jalan.

Harapan anak Aceh tertuju pada langkah cepat pemerintah untuk mempercepat pemulihan pascabencana.

Selain persoalan lingkungan, anak Aceh juga mengungkap dampak langsung banjir Aceh terhadap keselamatan mereka.

Baca Juga: Desa Sekumur Aceh Tamiang Terisolasi Pascabanjir, Akses Putus dan Warga Masih Bertahan di Tenda Darurat

Lumpur yang menutupi permukaan tanah menyembunyikan benda tajam yang kerap melukai kaki anak Aceh saat beraktivitas.

Halaman:

Tags

Terkini