daerah

Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya: Korban Tenggelam di Sungai Ciwulan Masih Dalam Pencarian

Rabu, 13 Mei 2026 | 18:30 WIB
Hingga hari Rabu (13/5/2026) tim gabungan terus berusaha mencari lansia korban tenggelam di Sungai Ciwulan Kabupaten Tasikmalaya. (Dok. DFK)

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Ketua Forum Koordinasi (FK) TAGANA Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya menyatakan, proses pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Ciwulan, Kecamatan Cikalong, hingga Rabu (13/5/2026), masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

Korban diketahui bernama Pahroni Bin Muslim (69), seorang buruh harian lepas warga Kampung Borosole RT 02 RW 04 Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut Jembar, korban diduga hilang terbawa arus deras Sungai Ciwulan saat mencari kelapa hanyut di aliran sungai untuk menambah penghasilan sehari-hari.

Baca Juga: Rachmat Amir Sudyana Soroti Lemahnya Fondasi Ekonomi Kabupaten Tasikmalaya

“Hingga hari ini korban masih belum ditemukan. Tim gabungan terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Ciwulan dengan harapan korban segera dapat ditemukan,” ujar Jembar Adisetya.

Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Berdasarkan laporan yang diterima TAGANA, seorang saksi bernama Hamid Bin Sapri mendengar teriakan dari arah sungai saat sedang bekerja di kebun dekat bantaran Sungai Ciwulan.

Ketika mendekati sumber suara, saksi melihat seorang pria mengenakan topi putih terseret derasnya arus sungai yang saat itu memiliki debit air cukup tinggi.

Baca Juga: Pesantren Pilar Sejarah Bangsa, FPP Kabupaten Tasikmalaya Dikukuhkan

“Karena arus sangat deras dan saksi tidak bisa berenang, pertolongan langsung tidak dapat dilakukan. Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian awal,” katanya.

Jembar menuturkan, operasi pencarian melibatkan unsur gabungan dari TAGANA Kabupaten Tasikmalaya, BASARNAS, BPBD Kabupaten Tasikmalaya, TNI, POLRI, pemerintah desa, relawan, serta masyarakat sekitar.

Tim gabungan, lanjut dia, terus menyisir sejumlah titik di sepanjang aliran Sungai Ciwulan yang diduga menjadi lokasi korban terbawa arus atau tersangkut material sungai.

Baca Juga: Bupati Cecep Nurul Yakin Lantik 36 PNS Kabupaten Tasikmalaya, Ini Pesan Penting Soal Kinerja bagi Abdi Masyarakat

“Kendala di lapangan cukup berat karena debit air masih tinggi dan arus sungai deras. Namun seluruh personel tetap berupaya maksimal melakukan pencarian,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika kondisi cuaca sedang tidak menentu dan debit air meningkat.

Halaman:

Tags

Terkini