TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Kondisi jaringan irigasi tersier yang belum berfungsi secara optimal menjadi perhatian dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan yang dilaksanakan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Arip Rachman, di Desa Serang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (5/7/2026).
Masyarakat mengeluhkan irigasi tersier yang selama ini belum mampu memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian. Akibatnya, distribusi air belum merata sehingga berpotensi memengaruhi produktivitas sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama sebagian besar warga.
Arip mengatakan, persoalan irigasi tidak dapat dipandang sebagai masalah teknis semata, melainkan menyangkut keberlangsungan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
Baca Juga: Arip Rachman Soroti Perbaikan Jalan dan Irigasi dalam Pengawasan Pemerintahan di Salawu
Sebagai anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, ia menilai sistem irigasi yang berfungsi baik menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan infrastruktur daerah.
Oleh karena itu, hasil pengawasan tersebut akan menjadi bahan koordinasi dengan instansi teknis agar dilakukan evaluasi dan penanganan sesuai kewenangannya.
Selain irigasi, masyarakat juga menyampaikan perlunya percepatan perbaikan jalan desa yang menjadi akses utama mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.
Baca Juga: Dorong Solusi Atasi Kendala Program dan Akses Sistem Pemerintahan, Begini Kata Arip Rachman
Arip berharap sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah desa terus diperkuat agar pembangunan infrastruktur dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.***