TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Perbaikan sarana dan prasarana dasar dinilai menjadi kunci kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat pedesaan.
Hal itu ditegaskan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Arip Rachman, SE, MM, menyusul kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya, pada Minggu (18/1/2026).
Arip menyebut, infrastruktur seperti irigasi dan penerangan jalan memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Arip Rachman Temukan Irigasi Tak Optimal dan Minim PJU di Sukarame Tasikmalaya
Irigasi yang tidak berfungsi maksimal membuat potensi pertanian belum tergarap secara optimal.
“Kalau irigasi berfungsi dengan baik, hasil pertanian meningkat dan ekonomi masyarakat ikut terangkat,” kata Arip, Senin (19/1/2026).
Selain sektor pertanian, ia juga menyoroti kondisi jalan desa yang masih minim penerangan.
Baca Juga: Sorotan Kasus Pandji Pragiwaksono, Arie Kriting Tegaskan Batas Komedi soal Penistaan Agama
Menurutnya, lampu PJU sangat penting untuk menunjang aktivitas warga, baik untuk keperluan pendidikan, sosial, maupun ekonomi, khususnya pada malam hari.
Arip mendorong pemerintah desa agar aktif berkoordinasi dengan OPD terkait guna mempercepat perbaikan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan warga dalam menjaga dan memelihara fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah.
“Kita ingin pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sinergi pemerintah dan warga menjadi kunci,” tegasnya.
Artikel Terkait
Ribuan Santri Cipasung Siap Sambut Kunjungan Wapres Gibran di Kabupaten Tasikmalaya
Larangan Telolet di Situ Gede Kota Tasikmalaya Dikeluhkan Tukang Perahu Wisata, Dinilai Berdampak ke Penghasilan
Galang Sinergitas, Pemkot dan Kejaksaan Kota Tasikmalaya Perkuat Kolaborasi Lewat Ngopi Babarengan
Peran TNI dalam Pencegahan Terorisme Harus Profesional, Terbatas, dan Akuntabel
Jadwal Pertandingan Proliga 2026 Seri Bandung, Ujian Berat Menanti Megawati Hangestri dan Jakarta Pertamina Enduro
Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT KPK, Diperiksa 1x24 Jam di Polres Kudus dan Langsung Dibawa ke Semarang