hukum

Update Kasus Daycare Little Aresha, Satpam dan Petugas Kebersihan Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Unsur Pembiaran

Kamis, 9 Juli 2026 | 09:02 WIB
Update kasus Daycare Little Aresha, satpam dan petugas kebersihan jadi tersangka setelah polisi menemukan dugaan unsur pembiaran. (Threads/fadiyaisn)

Baca Juga: 3 Kuliner di Bogor yang Selalu Ramai Diburu, dari Cungkring Legendaris hingga Sop Kaki Kambing Favorit

Untuk tersangka yang sedang mengandung, penyidik mengganti penahanan dengan kewajiban wajib lapor dua kali setiap pekan. Sementara tersangka yang tidak hadir akan kembali dipanggil sesuai prosedur.

“Nanti panggilan tersangka kedua pada Kamis dan yang hamil wajib apel Senin dan Kamis,” lanjutnya.

Perkembangan Update kasus Daycare Little Aresha bermula dari laporan seorang mantan karyawan pada 20 April 2026 yang mengungkap dugaan praktik kekerasan anak di daycare tersebut.

Baca Juga: Jelang Tahun Ajaran Baru 2026-2027, Toko Alat Sekolah di Tasikmalaya Diserbu Pembeli dari Berbagai Daerah

Beberapa hari kemudian, tepatnya pada 24 April 2026, Satreskrim Polresta Yogyakarta melakukan penggerebekan di lokasi.

Dalam operasi itu, penyidik menemukan sejumlah balita berada di ruangan sempit. Sebagian anak diketahui diikat pada bagian kaki dan dibedong dengan alasan agar tidak berlarian.

Temuan tersebut kemudian diperkuat melalui pemeriksaan medis dan barang bukti digital.

Hasil penyelidikan mengungkap dugaan kasus daycare yang melibatkan kekerasan fisik dan penelantaran secara sistematis terhadap anak-anak yang dititipkan di lokasi tersebut.

Baca Juga: 3 Rumah Makan Nasi Padang di Depok yang Selalu Ramai, Rendang hingga Gulai Tunjang Jadi Favorit

Pada tahap awal penyidikan, polisi lebih dahulu menetapkan 13 tersangka yang terdiri atas dua pengelola dan sebelas pengasuh.

Kini, dengan bertambahnya tersangka, penyidikan Update kasus Daycare Little Aresha terus berlanjut.

Polisi juga mencatat terdapat 103 anak yang terdaftar sebagai peserta penitipan di daycare tersebut, sementara proses pendalaman terhadap seluruh rangkaian dugaan tindak pidana masih terus dilakukan.***

Halaman:

Tags

Terkini