daerah

Mahasiswi UNG Tewas Terseret Ombak Pantai Pulau Bogisa, Sempat Ditolong Wisatawan Jerman

Rabu, 5 Agustus 2026 | 07:43 WIB
Mahasiswi UNG tewas terseret ombak Pantai Pulau Bogisa. Korban sempat ditolong wisatawan Jerman sebelum dievakuasi dan dinyatakan meninggal dunia. (Instagram/inpopmedia)

GORONTALO, Mediapriangan.com - Upaya pertolongan terhadap seorang mahasiswi Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang terseret ombak di Pantai Pulau Bogisa, Gorontalo Utara, berakhir duka.

Korban berinisial RH (25) sempat mendapatkan pertolongan dari dua wisatawan asal Jerman setelah berhasil dievakuasi dari laut. Namun, nyawa mahasiswi UNG tersebut akhirnya tidak dapat diselamatkan.

Peristiwa yang melibatkan mahasiswi UNG itu terjadi pada Minggu, 2 Agustus 2026 sekitar pukul 06.30 WITA. Saat kejadian, korban bersama sejumlah orang berada di kawasan Pantai Pulau Bogisa.

Baca Juga: Atap Rumah Hampir Roboh, Wartawan di Lembang Dapat Bantuan Renovasi dari Promedia Group dan SKI

Komandan Pos SAR Kwandang Gorontalo Utara, Alan Hasania, membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Kejadiannya di pantai Pulau Bogisa Gorontalo Utara. Korban perempuan meninggal dunia," kata Alan dikutip dalam keterangannya, pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Kronologi 5 Orang Terseret Ombak

Informasi dari SAR Kwandang Gorontalo Utara menyebutkan terdapat tujuh orang yang awalnya berada di kawasan pantai untuk menikmati suasana dan mandi-mandi.

Rombongan tersebut sempat kembali ke daratan untuk sarapan. Setelah itu, lima orang kembali turun ke pantai. Namun, situasi berubah ketika mereka terseret arus ombak.

Baca Juga: Gudang Barbek Terbakar di Kota Tasikmalaya, Enam Unit Damkar Dikerahkan Padamkan Kobaran Api

"Jadi mereka ada 7 orang mandi di pantai lalu mereka kembali ke daratan untuk sarapan makan, kemudian 5 orang mandi lagi dan terseret arus ombak lalu tenggelam," ungkap Alan.

Dalam kejadian tersebut, mahasiswi UNG menjadi salah satu dari lima orang yang terseret ombak. Proses penyelamatan kemudian dilakukan untuk membawa seluruh korban ke daratan.

Saat kondisi darurat itu berlangsung, sebuah perahu taksi yang melintas turut membantu proses evakuasi. Kelima orang yang terseret ombak kemudian berhasil dibawa menuju daratan.

Baca Juga: Helmy Yahya Soroti Ebemartono, Etika Konten Kreator Jadi Sorotan usai Polemik Rekam SPG GIIAS 2026

Halaman:

Tags

Terkini