Kepolisian juga menyampaikan hasil autopsi yang menyebut luka tembak pada bagian kepala sebagai penyebab kematian. Dari pemeriksaan yang disampaikan polisi, tidak ditemukan unsur kekerasan maupun luka akibat benda tajam yang menjadi penyebab kematian Winda.
Namun, keluarga Winda Lorenza memiliki pandangan berbeda. Temuan berupa luka lebam dan memar pada tubuh jenazah menjadi salah satu alasan keluarga mempertanyakan kesimpulan bunuh diri.
Perbedaan versi tersebut kini menjadi dasar keluarga membawa perkara kematian Winda Lorenza ke Polda Sumut. Keluarga meminta dugaan pembunuhan yang mereka laporkan dapat ditelusuri melalui proses penyelidikan lebih lanjut.***