daerah

Gempa NTT M 7,7 Guncang Pulau Padar, Wisatawan Berpegangan hingga Warga Naik Gunung

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:44 WIB
Gempa NTT M 7,7 membuat wisatawan di Pulau Padar saling berpegangan. Warga juga naik gunung setelah peringatan tsunami sempat dikeluarkan. (Threads/harisul_qiram - Instagram/s_toni.i)

“BMKG tidak lagi mencatat adanya kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan masyarakat di sepanjang pesisir terdampak,” ujar Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama dalam keterangannya pada Sabtu, 16 Agustus 2026.

Pencabutan peringatan tsunami membuat masyarakat yang sebelumnya bergerak menuju tempat lebih tinggi dapat kembali mengikuti perkembangan situasi berdasarkan informasi resmi.

Meski demikian, dampak gempa NTT tidak berhenti pada kepanikan sesaat. Pemerintah daerah masih melakukan pendataan terhadap korban dan kerusakan di sejumlah wilayah terdampak.

Baca Juga: Clareesya Vokalis RoBoKop Dipolisikan Buntut Foto Gaya Takbir di Sounds Project

Puluhan Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan bahwa berdasarkan pemutakhiran data yang diterima pemerintah, terdapat puluhan korban meninggal dunia dan korban luka akibat gempa NTT.

“Saat ini data yang kami miliki, ada korban meninggal 33 orang: di Sikka 3 orang, Ende 1 orang, Manggarai 14 orang, Manggarai Timur 14 orang, dan Manggarai Barat 1 orang,” terang Melki kepada awak media saat berada di Maumere pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Selain 33 orang meninggal dunia, sebanyak 23 orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Baca Juga: Rutilahu di Jawa Barat Tak Lagi Harus Menunggu Didata, Warga Kini Bisa Melapor Lewat Imah Aing

Proses pencarian, pendataan, dan evakuasi masih berlangsung di sejumlah lokasi. Karena itu, jumlah korban maupun dampak kerusakan akibat gempa NTT masih berpotensi berubah seiring proses penanganan di lapangan.

Peristiwa di Pulau Padar menjadi salah satu rekaman yang menggambarkan kuatnya guncangan gempa NTT. Sementara itu, pergerakan warga menuju tempat lebih tinggi menunjukkan besarnya kewaspadaan masyarakat setelah peringatan tsunami sempat dikeluarkan.

Bagi wisatawan Pulau Padar dan masyarakat di wilayah pesisir, situasi tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya mengikuti arahan resmi ketika gempa kuat terjadi dan potensi tsunami diumumkan.***

Halaman:

Tags

Terkini

Polisi dan Warga Lupakan Sekat di Lomba 17-an

Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB