Baca Juga: 3 Pejabat PDAM Bekasi Jadi Tersangka Korupsi Proyek Pipa, Kerugian Negara Tembus Rp4,5 Miliar
Unsoed Tunggu Kejelasan dari KPK
Di tengah proses hukum tersebut, pihak Unsoed menyatakan masih menunggu informasi resmi mengenai perkara yang sedang ditangani KPK.
Juru Bicara Unsoed, Edi Santoso, mengaku belum mengetahui secara pasti perkara maupun status hukum orang-orang yang menjalani pemeriksaan.
"KPK sedang melakukan proses pemeriksaan, tetapi kami sendiri belum tahu sesungguhnya kasus apa dan orang-orang yang kemudian dibawa ke sana itu status hukumnya seperti apa," ucap Edi dalam keterangannya, pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Edi mengatakan pihak universitas belum mengambil sikap lebih jauh karena masih menunggu penjelasan resmi dari KPK.
"Kita tunggu kejelasan dulu, jadi sementara belum ada sikap apa-apa. Tentu kita akan menghormati semua proses hukum, tetapi tentang seperti apa, mari kita tunggu dari KPK," jelasnya.
Baca Juga: Desakan Evaluasi Audit BPKP Menguat, Dinilai Penting untuk Perkuat Pembuktian Kasus Korupsi
Jejak Pendidikan Akhmad Sodiq
Penetapan Akhmad Sodiq sebagai tersangka juga membuat latar belakang pendidikan Rektor Unsoed tersebut kembali menjadi sorotan.
Berdasarkan informasi pada laman Fakultas Peternakan Unsoed, Akhmad Sodiq memiliki gelar Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc. Agr., IPU., ASEAN Eng.
Ia diketahui menempuh pendidikan S1 di Universitas Jenderal Soedirman. Pendidikan kemudian dilanjutkan pada jenjang S2 di Der-Georg August Universitaet Goettingen, Jerman, serta jenjang S3 di Universitat Kassel.
Akhmad Sodiq dilantik sebagai Rektor Unsoed untuk periode 2026-2030 pada Mei 2026.
"Selamat dan Sukses Atas Pelantikan Prof. Dr. Ir Akhmad Sodiq, M.Sc. Agr., IPU., ASEAN Eng." tulis akun Instagram @unsodedofficial_1963 pada 19 Mei 2026.
"Sebagai Rektor Universitas Jenderal Soedirman Periode 2026-2030," jelasnya.***