hukum

Oknum Guru SMAN 1 Pamanukan Jadi Tersangka dan Ditahan, Berawal dari Demo Ratusan Siswa

Rabu, 9 September 2026 | 19:36 WIB
Kasus dugaan pelecehan di SMAN 1 Pamanukan memasuki babak baru. Oknum guru AT kini menjadi tersangka dan ditahan di Rutan Mapolres Subang. (Instagram/infojalurpantura_)

Dalam pemeriksaan awal, Disdik Jawa Barat juga menemukan sejumlah informasi yang mengarah pada dugaan pelecehan dalam perkara tersebut.

“Kalau dari fakta-fakta sih iya. Dari fakta-fakta, informasi dari kepala sekolah, kemudian dari bukti-bukti chat, dari penuturan temannya, dari yang bersangkutan,” imbuhnya.

Baca Juga: 8 Orang Hilang di Selat Sunda, 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Dicari Usai Liputan Gunung Anak Krakatau

Demo Siswa Bikin Kasus Mencuat

Perkara yang melibatkan oknum guru tersebut menjadi perhatian publik setelah video aksi protes siswa SMAN 1 Pamanukan tersebar di media sosial.

Aksi berlangsung seusai upacara bendera pada Senin, 7 September 2026. Dalam video yang beredar, sejumlah siswa terlihat meneriaki AT dan mengejarnya hingga ke gerbang sekolah.

Peristiwa itu kemudian memperbesar perhatian terhadap dugaan pelecehan yang sebelumnya mencuat di lingkungan SMAN 1 Pamanukan.

Baca Juga: IGORNAS Cup Ke-X Kota Tasikmalaya Digelar Saat Haornas 2026, Guru Olahraga Siapkan Bibit Atlet Berprestasi

Selain rekaman aksi siswa, beredar pula selebaran dengan tulisan "Waspada! Guru Cabul" yang memuat foto AT. Dalam materi yang beredar tersebut juga terdapat tangkapan percakapan yang diduga merupakan komunikasi antara AT dan korban.

Percakapan yang beredar memuat sejumlah permintaan maaf serta permintaan agar persoalan tersebut tidak disampaikan kepada pihak lain.

“Ayah lebih senang seperti itu, tidak usah ngomong sama orang lain, kita coba selesaikan bersama,” tulis dalam pesan chat viral tersebut.

Baca Juga: DPRD Kabupaten Tasikmalaya Dukung Perjuangan Buruh, Dorong UU Ketenagakerjaan Segera Disahkan

Dugaan Pelecehan Bermula di Ruang Guru

Informasi yang beredar mengenai dugaan pelecehan tersebut juga memuat kronologi yang disebut berasal dari korban.

Dalam kronologi itu, korban disebut awalnya dipanggil untuk datang ke ruang guru. Setelah menunggu cukup lama, korban kemudian mengantuk dan tertidur dalam posisi duduk dengan kepala menelungkup di atas meja.

Halaman:

Tags

Terkini