BEKASI, Mediapriangan.com - Cerita mengenai dugaan modus hipnotis kembali ramai di media sosial setelah seorang warga Cibubur CBD, Kota Bekasi, Jawa Barat, mengungkap pengalaman keluarganya yang nyaris dibawa oleh orang tidak dikenal.
Cerita tersebut dibagikan melalui akun Threads @raya.aulias dan telah dilihat lebih dari 700 ribu kali. Dalam unggahannya, ia menceritakan kejadian yang dialami ayahnya ketika sedang jogging pagi di kawasan Cibubur CBD.
Peristiwa itu disebut berlangsung pada Jumat, 11 September 2026, sekitar pukul 07.30 WIB hingga 08.00 WIB. Saat hendak pulang dan sedang beristirahat, sang ayah tiba-tiba dihampiri seorang pria yang mengaku sebagai warga negara Malaysia.
“Baru kejadian di Jumat, 11 September 2026, ada satu orang asing, bapak-bapak nyamperin nanyain ‘Jual HP di sini dimana Pak? Saya ga tau lokasi sini’ dia ngakunya orang Malaysia, terus bokap gua langsung bilang, ‘Itu di mall Ciputra,’” tulisnya, dikutip pada Selasa, 15 September 2026.
Situasi kemudian berubah ketika muncul seorang pria lain yang mengaku mengetahui lokasi yang ditanyakan. Pria tersebut bahkan menawarkan diri untuk mengantarkan orang asing itu.
“Terus ada lagi yang nyamperin, bapak-bapak satu orang, outfitnya kayak orang jogging katanya, terus bilang, ‘Ooh iya saya tau, yaudah kita anterin aja,’ mereka ternyata modus,” lanjutnya.
Baca Juga: KMP Kota Tasikmalaya Terkendala Regulasi, Potensi Distribusi Subsidi Dinilai Besar
Ayah Nyaris Masuk Mobil
Menurut pemilik akun, ayahnya kemudian diminta menunggu bersama dua orang tersebut. Saat itu, tidak ada tindakan fisik yang membuat sang ayah langsung menyadari adanya dugaan modus.
“Bapak gua disuruh nungguin mereka, tapi mau aja, bingung, padahal enggam disentuh bahu atau seperti orang modus pada umumnya gitu,” ungkapnya.
Tidak lama kemudian, sebuah mobil datang menghampiri ketiganya. Pemilik akun menyebut kendaraan tersebut diduga merupakan mobil Hyundai, meski jenisnya tidak diketahui.
“Bokap gua dan 2 orang itu disamperin satu mobil. Jadi, mereka bertiga, katanya mobil Hyundai, tapi enggak tau tipenya. Alhamdulillahnya, bokap gua langsung sadar nanyain mereka, ‘Ciputra kan jam segini belum buka, saya mau dibawa kemana?’” sambungnya.
Baca Juga: SOKSI Dorong Aparat Verifikasi Dugaan Peredaran Pita Cukai Palsu