Kasus dugaan keracunan MBG tersebut sejauh ini dilaporkan hanya terjadi di MTsN 1 Kota Pariaman.
Mutiara menyebut belum menerima laporan gangguan kesehatan serupa dari kelompok penerima manfaat lainnya yang mendapatkan makanan dari SPPG Pasir Pauh.
“Laporan gangguan kesehatan baru berasal dari MTsN 1 Kota Pariaman. Belum ada laporan serupa dari kelompok penerima manfaat lainnya,” tegasnya.
Sementara itu, operasional SPPG Pasir Pauh dihentikan sementara oleh Pemerintah Kota Pariaman selama proses penyelidikan penyebab dugaan keracunan MBG berlangsung.***