"Sedangkan bagi orang miskin, masih banyak yang belum teralokasikan untuk mendapatkan bantuan. Kan ini menjadi masalah dan pertanyaan besar bagi masyarakat," sambung dia.
Contoh lain ketidak fokusan pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan dan arah pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya yaitu dengan adanya pembangunan taman alun-alun Singaparna, disaat kondisi infrastruktur jalan banyak yang rusak.
Baca Juga: Untuk Pasar Tradisional Ciawi, Yod Mintaraga Mendoronga Dibangun Secara Modern
"Meskipun pembangunan taman alun-alun itu program strategis Gubernur, tetapi pemerintah daerah bisa melakukan pendekatan secara persuasif agar anggaran miliaran rupiah untuk taman diarahkan ke perbaikan jalan," kata Arif.
Maka Ke depan terang dia, agar Kabupaten Tasikmalaya ini lebih maju, tentu saja arah kebijakan pembangunannya harus terarah dan fokus serta serius dalam mewujudkannya demi kepentingan masyarakat banyak
"Perhitungkan kembali mana kebutuhan primer mana yang sekunder. Lihat RPJMD apakah pelaksanaan pembangunan sudah sesuai atau justru jauh melenceng dari arah dan tujuan pemerintah yang sudah dituangkan dalam RPJMD," ujar Arif..***