Donald Trump Tarik Amerika Serikat Keluar dari WHO Hanya Beberapa Jam Usai Dilantik, Ini Alasannya

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 23 Januari 2025 | 06:01 WIB
Presiden AS Donald Trump putuskan keluar dari keanggotaan WHO. (Instagram.com/realdonaldtrump)
Presiden AS Donald Trump putuskan keluar dari keanggotaan WHO. (Instagram.com/realdonaldtrump)

Langkah Trump ini sejalan dengan keputusan lainnya, seperti menarik AS dari Perjanjian Iklim Paris, yang menunjukkan bahwa pemerintahannya lebih memprioritaskan ekonomi dibandingkan isu global seperti perubahan iklim dan kesehatan masyarakat.

Tanggapan WHO Terhadap Penarikan AS

Organisasi Kesehatan Dunia langsung merespons keputusan tersebut dengan menyatakan keprihatinan mendalam.

“WHO memainkan peran vital dalam melindungi kesehatan global, termasuk warga Amerika, khususnya saat menghadapi ancaman wabah penyakit,” tulis pernyataan resmi WHO pada Selasa, 21 Januari 2025.

Baca Juga: BRI CoreLab di Kampus USU Kota Medan, Bahas Seputar Content Creator hingga Asupan Pengetahuan Digital Buat Gen Z!

WHO mengingatkan bahwa Amerika Serikat telah menjadi mitra utama sejak organisasi ini berdiri pada 1948. Kerja sama kedua pihak telah membantu memberantas berbagai penyakit, termasuk cacar, dan hampir memusnahkan polio di seluruh dunia.

Organisasi ini juga menyoroti upaya reformasi yang telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir guna meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas operasional.

WHO berharap pemerintah AS akan mempertimbangkan ulang keputusan tersebut demi kesehatan masyarakat global.

Baca Juga: Setter Red Sparks Yeom Hye-seon, Ukir Sejarah dengan Rekor Jumlah Set Terbanyak di Liga Voli Putri Korea Selatan

Sikap Tegas dan Kontroversi

Keputusan Trump menarik AS dari WHO mencerminkan pendekatan politiknya yang sering menempatkan kepentingan nasional di atas kerja sama internasional.

Meskipun Trump menganggap langkah ini perlu untuk melindungi Amerika, banyak pihak mengkhawatirkan dampaknya terhadap respons global terhadap krisis kesehatan di masa depan.

Para pengamat internasional dan sejumlah politisi dalam negeri AS mengkritik keputusan tersebut, mengingat peran WHO yang krusial dalam menangani pandemi dan berbagai keadaan darurat kesehatan lainnya.

Keputusan ini pun memperkuat citra Trump sebagai pemimpin yang tidak ragu mengambil langkah kontroversial demi mereformasi hubungan AS dengan badan-badan internasional.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X