Netanyahu Diberi Ultimatum Iran, Warga Tel Aviv Diminta Mengungsi, Serangan Balasan Disebut Segera Tiba

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 18 Juni 2025 | 16:35 WIB
Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu (tengah). (Instagram.com/@b.netanyahu)
Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu (tengah). (Instagram.com/@b.netanyahu)

 

Mediapriangan.com - Ketegangan di Timur Tengah kian meningkat setelah memasuki hari kelima konflik terbuka antara Iran dan Israel, pada Rabu, 18 Juni 2025.

Perang ini dipicu serangan udara mendadak Israel ke Teheran, yang memicu respons balasan keras dari Iran.

Sebagai tanggapan, militer Iran meluncurkan rudal dan drone ke wilayah Israel, menciptakan eskalasi serius yang kini menjadi sorotan dunia.

Baca Juga: Istana Pantau Ketat Konflik Iran-Israel, Rencana Evakuasi 386 WNI Masih dalam Koordinasi dengan Menlu

Data terkini dari Al Jazeera menyebutkan bahwa korban jiwa di pihak Iran mencapai 224 orang, dengan sekitar 1.200 lainnya luka-luka. Di pihak Israel, tercatat 24 orang tewas dan 592 mengalami luka.

Ketegangan ini semakin panas usai pernyataan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi, yang menyebut akan ada operasi hukuman terhadap Israel dalam waktu dekat.

Mengutip kantor berita IRNA dan Times of India, Mousavi mengungkapkan bahwa serangan lanjutan dari Iran bukan sekadar balasan biasa, melainkan bentuk hukuman atas tindakan Israel yang dinilai melanggar hukum internasional.

Baca Juga: Dubes Iran Sebut Serangan ke Tel Aviv Simbol Perlawanan Bangsa yang Dizalimi Israel, Termasuk Palestina

“Mengabaikan hukum internasional dengan terus membunuh sekitar 300 jurnalis di Gaza dan Lebanon, serta menyerang Lembaga Penyiaran Republik Islam Iran (IRIB), adalah upaya mereka untuk membungkam suara kebenaran,” ujar Mousavi.

Ia juga mengingatkan warga sipil Israel, khususnya yang tinggal di Tel Aviv dan Haifa, untuk segera menyingkir dan mencari tempat aman.

“Hukuman yang sebenarnya akan tiba. Warga diharapkan mengungsi demi nyawa kalian, jangan jadi korban akibat ulah Netanyahu,” tegas Mousavi, merujuk pada Perdana Menteri Israel.

Baca Juga: Dubes Iran Tegaskan Akan Terus Balas Serangan Israel, Kami Negara Kuat dan Tak Akan Diam Diri Saat Diserang

Militer Iran juga menegaskan bahwa serangan lanjutan ini merupakan pembalasan atas darah para martir yang telah tumpah dalam konflik dua negara tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X