Putin Tawarkan Mediasi Iran dan Israel Demi Hentikan Serangan tapi Trump Tolak dan Sindir Rusia Urus Perang Sendiri

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 19 Juni 2025 | 20:23 WIB
Presiden Rusia, Vladimir Putin.  (Instagram.com/mrpresidentputinofficial)
Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Instagram.com/mrpresidentputinofficial)

 

Mediapriangan.com - Ketegangan antara Iran dan Israel terus menjadi sorotan dunia internasional. Di tengah memanasnya situasi tersebut, Presiden Rusia Vladimir Putin ikut angkat suara dan menawarkan bantuan sebagai mediator perdamaian. Namun, tawaran itu ditanggapi dingin oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Pada Kamis, 19 Juni 2025, Vladimir Putin menyampaikan bahwa serangan udara yang dilancarkan Israel terhadap Iran justru memperkuat persatuan rakyat Iran dengan pemerintahannya. Pernyataan itu disampaikan Putin dalam wawancara yang dikutip dari Reuters.

"Hari ini kita melihat di Iran, ada suatu konsolidasi dari masyarakat Iran dan para pimpinan politiknya," ucap Putin.

Baca Juga: Trump Sebut Khamenei Target Mudah, Tapi Tak Akan Dihabisi, Iran Balas, Pertempuran Melawan Israel Baru Dimulai

Putin juga menegaskan bahwa konflik di Timur Tengah tersebut harus ditangani dengan kehati-hatian. Ia menilai bahwa solusi masih memungkinkan asalkan ada kesepakatan yang dapat menjamin keamanan Israel sekaligus mengakomodasi keinginan Iran untuk mengembangkan program nuklir sipil.

"Ini adalah isu sensitif, dan kita harus berhati-hati di ini. Tapi, menurut saya, suatu solusi bisa dicapai," lanjutnya.

Putin mendorong agar kedua negara menyudahi ketegangan dan mulai membangun dialog untuk mencapai kesepakatan damai.

Baca Juga: Konflik Iran-Israel Memanas, Kemlu RI Sebut 580 WNI Terjebak di Qom dan Rafah, Mayoritas Mahasiswa dan Peserta Magang

Apalagi, ia mengungkapkan bahwa ada sekitar 200 warga negara Rusia yang bekerja di fasilitas reaktor nuklir Bushehr, Iran—proyek yang dibangun oleh perusahaan Rusia, Rosatom.

"Saya percaya, sebaiknya kita mencari cara menghentikan konflik ini dan mencari solusi bagi Israel dan Iran untuk mencapai suatu kesepakatan," tegasnya lagi.

Namun di sisi lain, Presiden AS Donald Trump justru merespons tawaran Putin itu dengan penolakan tajam. Trump mengaku telah berbicara langsung dengan Presiden Rusia tersebut dan menyampaikan penolakannya secara lugas.

Baca Juga: Iran Undang Prabowo di Tengah Konflik Lawan Israel, Dubes Sebut Bisa Jadi Penetral Racun di Air yang Keruh

"Saya sudah bicara dengannya kemarin. Dia (Putin) betul-betul menawarkan bantuan untuk memediasi konflik (Iran-Israel)," kata Trump dalam pernyataan yang dikutip dari New York Post.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X