Indonesia-Bangladesh Sepakat Perkuat Kerja Sama Energi, Dari Pasokan Batu Bara Stabil Hingga Proyek Terbarukan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 24 Agustus 2025 | 11:20 WIB
Foto Ilustrasi - Indonesia dan Bangladesh memperkuat kerja sama energi.  (Freepik/freepik)
Foto Ilustrasi - Indonesia dan Bangladesh memperkuat kerja sama energi. (Freepik/freepik)

 

Mediapriangan.com - Indonesia dan Bangladesh meneguhkan kemitraan strategis di sektor energi melalui penyelenggaraan The First Indonesia-Bangladesh Joint Committee Meeting on Energy.

Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama energi yang telah ditandatangani pada 4 September 2023.

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dadan Kusdiana, yang memimpin delegasi Indonesia, menekankan arti penting kolaborasi ini.

Baca Juga: BI Catat Uang Beredar Juli 2025 Naik 6,5 Persen, Didukung Pertumbuhan M1 dan Uang Kuasi yang Perkuat Likuiditas

"Indonesia dan Bangladesh tengah menghadapi tantangan ganda, yakni memastikan ketahanan energi dan pertumbuhan ekonomi dalam negeri," ujar Dadan di Yogyakarta, Jumat 22 Agustus 2025.

Hubungan ekonomi kedua negara tercatat cukup erat. Sepanjang 2024, nilai perdagangan bilateral mencapai USD 2,94 miliar.

Ekspor batu bara Indonesia mendominasi dengan nilai USD 1,05 miliar atau sekitar 13,2 juta ton, diikuti minyak sawit, arang besi (clinker), dan produk kimia. Sementara Bangladesh memasok tekstil, anyaman, dan alas kaki ke Indonesia.

Baca Juga: Perjalanan Hidup Susan Wojcicki, Dari Garasi Kecil hingga Jadi CEO YouTube dan Sosok Visioner Dunia Digital

Dalam forum ini, Indonesia menegaskan kesiapannya menjaga pasokan batu bara yang stabil dan terjangkau untuk Bangladesh. Hingga pertengahan 2025, kapasitas pembangkit listrik nasional Indonesia mencapai 105 GW dengan porsi energi terbarukan sebesar 15 persen.

Tak hanya menyediakan energi, Indonesia juga mendorong peningkatan kualitas SDM. Dua politeknik di bawah Kementerian ESDM, yaitu Politeknik Energi dan Mineral Akamigas Cepu serta Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung, disiapkan untuk mendukung penguatan tenaga kerja sektor energi kedua negara.

Pertemuan ini juga membahas peluang kerja sama di bidang pembangunan infrastruktur energi, pembangkit listrik baru, minyak dan gas bumi, hingga proyek energi terbarukan.

Baca Juga: Fenomena Passion Economy, Saat Hobi Anak Muda Berubah Jadi Konten Kreatif dan Sumber Penghasilan Menjanjikan

"Melalui sinergi kedua negara, kita dapat memastikan ketahanan energi, mendorong keberlanjutan," tambah Dadan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X