Terdapat bentuk kepala naga pada gendik keris yang satu ini. Ciri lainnya dari keris Naga Sasra ini adalah ri pandan, kruwingan, dan juga greneng.
Sebagian besar bagian bilahnya ditambahkan kinatah berbahan emas, yang dibuat oleh para Empu di zamannya.
Pada tahap akhir dibuat kinatah yang sesuai dengan rancangannya dengan beberapa bagian yang juga dipasangkan emas, dengan alur khusus di bagian tempat penempatan bahan emas tersebut.
Baca Juga: Ciptakan Generasi Muda Sadar Pajak, KPP Pratama Ciamis Gelar Pajak Bertutur 2022 di SMKN 1 Banjar
Empu Ki Nom dikenal sebagai pembuat senjata pusaka Naga Sasra tersebut, yang dimana Beliau hidup di zaman Kerajaan Majapahit.
Cerita Mengenai Naga Sasra Sabuk Inten
Senjata pusaka Naga Sasra ini saking terkenalnya akhirnya dibuat menjadi sebuah cerita. Cerita sejarah Jawa di abad 16 yang ditulis oleh S.H Mintardja.
Diawali dengan tokoh utamanya yang bernama Mahesa Jenar yang merupakan bekas perwira dari kesatuan Nara Manggala.
Awalnya, Mahesa Jenar melepaskan jabatannya itu di Kerajaan Demak, ketika kondisi kerajaan saat itu sedang suram.
Pendekar ini menemukan keris pusaka atau senjata pusaka, yang ternyata dicuri tapi berhasil ia rebut kembali.
Keduanya berasal dari pendekar golongan hitam, yang dimana pada akhir ceritanya keris Naga Sasra dan Sabuk Inten diberikan pada Sultan Trenggono.
Baca Juga: KH Muhammad Syabandi Kini Menjadi Nama Jalan, Lakpesdam PCNU: Maqbarah Beliau Harusnya Ditata!
Dalam perjalanan ceritanya, banyak lika liku, jenis-jenis kesaktian, dan sebagainya.
Kesaktiannya yang terkenal dari senjata pusaka yang satu ini, memang menarik perhatian sehingga dibuat cerita sejarah yang juga menarik.
Artikel Terkait
Legenda Gunung Tangkuban Perahu, Dulu Penuh Cerita Kini Tempat Wisata
Benda Pusaka Bertuah Di Indonesia, Nomor 8 Bisa Untuk Laku Jual Beli Tanah
Asal Usul Aksara Jawa Ternyata Dari Legenda Pusaka Aji Saka, Pendekar Sakti yang Memiliki Dua Ajudan
Asal Usul Sumedang Berasal Dari Prabu Tajimalela, Artinya Lahir Untuk Memberikan Penerangan
Ini 4 Benda Pusaka Milik Nyi Roro Kidul, Nomor 1 Digunakan Sunan Kalijaga Melawan Prabu Siliwangi