Tradisi Nyangku Mengenang Jejak Kebesaran Kerajaan Panjalu, Tengok Silsilah Keturunan Prabu Borosngora

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 25 Oktober 2022 | 20:40 WIB
Tradisi Nyangku, upacara menyucikan Benda-benda pusaka peninggalan Prabu Borosngora, Senin, 24 Oktober 2022.  (Foto Dok. Prokopim Ciamis)
Tradisi Nyangku, upacara menyucikan Benda-benda pusaka peninggalan Prabu Borosngora, Senin, 24 Oktober 2022. (Foto Dok. Prokopim Ciamis)

Raden Wirabaya wafat, jabatan bupati dilanjutkan oleh anaknya, Raden Wirapraja (episode XXI).

Raden Wirapraja (bupati ke-12) menggantikan ayahnya menjadi Bupati Panjalu. Selama menjadi bupati Raden Wirapraja tidak diceritakan mempunyai anak.

Cerita diseling dengan mengisahkan putranya Raden Arya Sacanata, Raden Wiradipa. Raden Wiradipa memiliki anak yang bernama Raden Cakranagara.

Baca Juga: Di Momentum Maulid Nabi, Bupati Ciamis Ajak Gelorakan Kembali Gerakan Magrib Mengaji

Sebelum Raden Wirapraja selesai menjabat bupati, dia meninggal dunia. Selanjutnya pemerintahan diteruskan oleh saudaranya, Raden Cakranagara (episode XXII).

Raden Cakranagara (bupati ke-13) sebagai Bupati Panjalu menggantikan Raden Wirapraja. Raden Cakranagara memiliki putra yang bernama Raden Cakranagara "kapindo" (Raden Cakranagara II).

Raden Cakranagara wafat, jabatan bupati dilanjutkan oleh putranya, Raden Cakranagara II (episode XXIII).

Baca Juga: Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Ciamis Kembali Salurkan Bantuan di Eks Kewadanan Rancah

Raden Cakranagara II (bupati ke-14) menjabat Bupati Panjalu menggantikan orang tuanya, Raden Cakranagara. Raden Cakranagara II rajin mencari ilmu khususnya ilmu agama sampai ke Cirebon.

Raden Cakranagara II mempunyai istri kemenakanya Sultan Cirebon yang bernama Raden Salengga Anom. Dari pernikahannya, Raden Cakranagara II memiliki anak yang bernama Raden Barsalam.

Raden Cakranagara II wafat, jabatan bupati dilanjutkan oleh putranya, Radén Barsalam. Selanjutnya Raden Baralam berganti nama menjadi Raden Cakranagara Anom (episode XXIV).

Baca Juga: Buka Akses Jalan yang Tertutup Longsor, Bupati Ciamis Instruksikan Antisipasi Adanya Bencana Susulan

Raden Cakranagara Anom (bupati ke-15) merupakan Bupati Panjalu yang terakhir, dikarenakan beliau dipensiunkan pada tahun 1819 M oleh Sultan Cirebon.

Pada akhir pemeritahan Raden Cakranagara Anom, Kabupaten Panjalu berubah menjadi kawedanaan serta disatukan kepada Kabupaten Galuh (episode XXV).

Itulah silsilah penguasa Panjalu menurut Babad Panjalu, di samping tema sejarah sebagai tema pokok, terdapat pada pelaku Bupati Panjalu dalam usaha mendidik para putranya agar menjadi manusia yang baik.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X