Sempat Rugi Rp1 Miliar dan Setop Operasi, Dapur MBG Kalibata Kini Aktif Lagi, Tapi Siapa yang Danai?

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 19 April 2025 | 07:24 WIB
Prabowo Saat Meninjau Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SDN 1 dan SDN 2 Kedung Jaya, Bogor, Jawa Barat. (Instagram.com/prabowo)
Prabowo Saat Meninjau Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SDN 1 dan SDN 2 Kedung Jaya, Bogor, Jawa Barat. (Instagram.com/prabowo)

Permasalahan yang timbul disebut sebagai murni kesalahpahaman antara yayasan dengan mitra pelaksana di lapangan.

Baca Juga: Viral Curhat Petani Bojonegoro ke Bupati Soal Harga Gabah Anjlok, Ngaku Gagal Umroh dan Merugi Puluhan Juta

“Isu penyelewengan dana MBG ini adalah persoalan internal yayasan dan mitranya. BGN juga telah menyalurkan dana yang dilengkapi dengan sistem keamanan,” ujar Dadan menegaskan.

Ke depan, BGN berkomitmen untuk lebih selektif dalam menilai mitra yang akan bekerja sama dalam program-program gizi nasional.

Dadan menyebut, evaluasi menyeluruh menjadi salah satu langkah penting demi mencegah kejadian serupa terulang.

Baca Juga: Disebut Setrum Pemain Sirkus yang Coba Kabur, Founder Oriental Circus Indonesia Bantah Keras dan Sebut Tak Masuk Akal

“Kami berharap seluruh pihak mampu mengevaluasi kinerja masing-masing dan memperbaiki koordinasi yang telah terjalin,” tandasnya.

Selain itu, ia juga menekankan bahwa BGN akan memperketat pengawasan terhadap pengelolaan dana dan operasional di tingkat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Berkaca dari kasus ini, kami akan terus mencermati secara seksama dan detail calon mitra ke depan,” ujar Dadan.

Baca Juga: Terungkap Sosok Pendiri Taman Safari Indonesia, Diduga Sering Lakukan Kekerasan Ekstrem pada Pemain Oriental Circus

BGN mencatat, saat ini sudah ada 1.072 SPPG yang tersebar di berbagai wilayah. Jumlah ini meningkat drastis dari 190 satuan pada Januari 2025.

Hal ini menunjukkan antusiasme serta ekspansi program MBG yang cukup pesat.

Sebelumnya, dapur MBG Kalibata dilaporkan mengalami kerugian hampir Rp1 miliar karena tidak kunjung menerima dana operasional dari yayasan.

Dampaknya, distribusi makanan bergizi kepada anak-anak sekolah dan warga di sekitar Kalibata sempat terhenti.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X