Viral Warga Landak Difoto Pegang 2 Karung Beras Bantuan, Tapi Hanya Terima 1 Saat Pulang ke Rumah

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 26 Juli 2025 | 18:58 WIB
Foto Ilustrasi - Viral seorang warga mengeluhkan bantuan beras yang diduga tidak sesuai dengan apa yang seharusnya diterima.  (freepik/sergeycauselove)
Foto Ilustrasi - Viral seorang warga mengeluhkan bantuan beras yang diduga tidak sesuai dengan apa yang seharusnya diterima. (freepik/sergeycauselove)

Mediapriangan.com - Sebuah video yang tengah viral di media sosial kembali memantik perbincangan soal transparansi penyaluran bantuan sosial di daerah.

Seorang pria yang diduga merupakan warga Desa Sebadu, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, mengungkapkan kekecewaannya atas bantuan beras dari pemerintah yang diterimanya.

Dalam video yang diunggah oleh akun X (dahulu Twitter) @Heraloebss pada Jumat, 25 Juli 2025, pria tersebut tampak mengungkapkan kejanggalan.

Baca Juga: DJ Panda Akui Sebar Foto USG Anak Erika Carlina karena Cemburu, Siap Hadapi Laporan Polisi dan Akui Salah

Ia mengaku diminta berfoto sambil memegang dua karung beras saat berada di kantor desa. Namun setelah itu, hanya satu karung beras yang benar-benar diberikan kepadanya.

"Ini dapat bantuan dari pemerintah pusat, difoto di kantor desa itu dua (karung beras)," ujar pria tersebut dalam video berdurasi singkat.

Namun, dalam kenyataannya, ia hanya menerima satu karung. Hal ini memunculkan tanda tanya besar terkait ke mana perginya satu karung lainnya.

Baca Juga: Tolak Study Tour Sekolah, Dedi Mulyadi Beberkan Alasannya dan Usul Strategi Jitu Dongkrak Wisata Daerah

"Tapi yang diberikan sama penerima bantuan cuma satu karung. Yang satu karung kemana?" katanya dengan nada heran sekaligus geram.

Ia pun meminta agar pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Landak, turun tangan dan segera mengusut tuntas dugaan ketidaksesuaian ini.

"Tolong ini diklarifikasi untuk pemerintah Kabupaten Landak, bagaimana ini cara mengatasinya, khususnya untuk Desa Sebadu," lanjutnya, menekankan pentingnya transparansi dan keadilan dalam distribusi bantuan sosial.

Baca Juga: Konflik Thailand-Kamboja Kian Membara, Indonesia Minta Damai dan Pantau WNI di Zona Bahaya Perbatasan

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah Kabupaten Landak maupun lembaga penyalur bantuan terkait dugaan tersebut.

Namun masyarakat menanti respons cepat dan langkah konkret agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X