Mediapriangan.com - Sebuah video yang tengah viral di media sosial kembali memantik perbincangan soal transparansi penyaluran bantuan sosial di daerah.
Seorang pria yang diduga merupakan warga Desa Sebadu, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, mengungkapkan kekecewaannya atas bantuan beras dari pemerintah yang diterimanya.
Dalam video yang diunggah oleh akun X (dahulu Twitter) @Heraloebss pada Jumat, 25 Juli 2025, pria tersebut tampak mengungkapkan kejanggalan.
Ia mengaku diminta berfoto sambil memegang dua karung beras saat berada di kantor desa. Namun setelah itu, hanya satu karung beras yang benar-benar diberikan kepadanya.
"Ini dapat bantuan dari pemerintah pusat, difoto di kantor desa itu dua (karung beras)," ujar pria tersebut dalam video berdurasi singkat.
Namun, dalam kenyataannya, ia hanya menerima satu karung. Hal ini memunculkan tanda tanya besar terkait ke mana perginya satu karung lainnya.
"Tapi yang diberikan sama penerima bantuan cuma satu karung. Yang satu karung kemana?" katanya dengan nada heran sekaligus geram.
Ia pun meminta agar pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Landak, turun tangan dan segera mengusut tuntas dugaan ketidaksesuaian ini.
"Tolong ini diklarifikasi untuk pemerintah Kabupaten Landak, bagaimana ini cara mengatasinya, khususnya untuk Desa Sebadu," lanjutnya, menekankan pentingnya transparansi dan keadilan dalam distribusi bantuan sosial.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah Kabupaten Landak maupun lembaga penyalur bantuan terkait dugaan tersebut.
Namun masyarakat menanti respons cepat dan langkah konkret agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.***
Artikel Terkait
Mengenal Candi Ta Muen Thom, Situs Kuno di Perbatasan Thailand-Kamboja yang Kini Picu Ketegangan Dua Negara
Jelang Final Piala AFF U-23 2025, Erick Thohir Tegaskan Vietnam Tak Boleh Injak Home Base Timnas Indonesia!
Update Jadwal Bioskop Tasik XXI Plaza Asia dan Transmart Hari Ini, Sabtu, 26 Juli 2025, Cek Pilihan Jam Tayangnya
Wamenkomdigi Ingatkan Bahaya Deepfake, Perempuan dan Anak Jadi Target, Kasus Naik 550 Persen!
Terungkap! Modus Penipuan Properti Bermula dari Iklan Murah di Facebook, 77 Korban Rugi hingga Kerugian Rp4,1 Miliar
Heboh Video Tank Diduga Milik Militer Kamboja Lintasi Jalan di Tengah Konflik Makin Panas dengan Thailand