Ia menegaskan bahwa demokrasi hanyalah alat dalam mencapai tujuan bernegara, dan bukan tujuan akhir itu sendiri.
Oleh karena itu, perlu dicari format demokrasi yang selaras dengan nilai-nilai budaya Indonesia.
"Dalam berbagai hal saya katakan bahwa demokrasi itu bukan tujuan negara, instrumen dalam pencapaian tujuan negara, kita cari instrumen yang baik, yang mendekatkan pada budaya ketimuran," terangnya.
"Saya pikir sudah harus kita introspeksi bersama mencari yang terbaik," tutupnya.***
Artikel Terkait
Badai Eks Kerispatih Somasi Label Musik, Namanya Tak Dicantumkan di Lagu 'I Still Love You' yang Dibawakan Rayen Pono
Lawan Vietnam di Final Piala AFF U-23, Vanenburg Yakin Garuda Muda Menang 90 Menit Tanpa Latihan Penalti
Kasus Kematian Arya Daru Mulai Terkuak, Kompolnas Sebut Rekam Jejak Digital dan Autopsi Ungkap Fakta Mengerikan
Gibran Tinjau BSU di Riau, Tegaskan Tak Boleh Ada Pemotongan dan Peringatkan Penerima untuk Tak Pakai untuk Judol
Jelang Final AFF U-23 2025, Gibran Yakin Indonesia Tumbangkan Vietnam, Timnas Lagi On Fire, Bisa Menang 3-0!
Viral Video Wanita Tawar Denda Tilang Rp300 Ribu, Akhirnya Klarifikasi dan Minta Maaf di TikTok