Wamen Stella Christie Ungkap Rahasia MBG Bisa Bikin Siswa Ketagihan Belajar, Ternyata Begini Caranya

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 10 Agustus 2025 | 14:47 WIB
Wamendikti Saintek, Stella Christie memberi ide untuk siswa belajar Bahasa Inggris dan Matematika lewat sajian menu MBG.   (Instagram.com/@kemdiktisaintek.ri)
Wamendikti Saintek, Stella Christie memberi ide untuk siswa belajar Bahasa Inggris dan Matematika lewat sajian menu MBG. (Instagram.com/@kemdiktisaintek.ri)

 

Mediapriangan.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tidak hanya bermanfaat bagi pemenuhan gizi anak, tetapi juga bisa menjadi media pembelajaran kreatif.

Wamendikti Saintek, Stella Christie, menilai program ini dapat mengajarkan matematika dan bahasa Inggris jika dikemas dengan tepat.

Hal itu ia sampaikan saat mengunjungi stan Badan Gizi Nasional (BGN) di ajang Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2025 di Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga: PPATK Selesaikan Analisis 122 Juta Rekening Dormant, Lebih dari 100 Juta Sudah Kembali Aktif

"Setiap hari adalah kesempatan luar biasa bagi anak-anak untuk belajar. Dengan program MBG, anak-anak tidak hanya mendapatkan gizi yang baik, tetapi juga belajar menghitung dan mengenal bahasa Inggris melalui jenis-jenis makanan," ujar Stella kepada awak media, Sabtu 9 Agustus 2025.

Ia menambahkan, kegiatan ini dapat memotivasi anak-anak, mengasah daya ingat, dan meningkatkan semangat belajar.

"Berdasarkan bukti ilmiah, program ini dapat menjadi sarana motivasi dan pemicu untuk mengasah daya ingat serta pengetahuan anak-anak secara efektif," katanya.

Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Alokasi Rp7 Triliun untuk Sekolah Rakyat, Prabowo Siapkan Kenaikan Anggaran Tahun Depan

Terpisah, Kepala BGN Dadan Hindayana mengungkapkan, kehadiran siswa di sekolah meningkat signifikan setelah MBG dijalankan. Dari yang semula hanya 70–80 persen, kini melonjak hingga 95 persen.

"Sebelum ada MBG, kehadiran siswa di sekolah itu sekitar 70-80 persen, sekarang berkat MBG jadi 95 persen," tutur Dadan.


Ia juga membagikan kisah dari Papua, di mana seorang cucu yang sebelumnya sulit dibangunkan untuk sekolah, kini malah berinisiatif membangunkan neneknya demi mendapatkan MBG.

Baca Juga: 143 Guru Sekolah Rakyat Mundur, Mensos Saifullah Yusuf Pastikan Pengganti Siap Mengajar Tanpa Ganggu Belajar

Kisah serupa datang dari Warungkiara, Sukabumi, Jawa Barat, di mana siswa menunjukkan peningkatan konsentrasi dan semangat belajar setelah rutin menerima MBG.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X