Mediapriangan.com - Pengukuhan 76 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas di Upacara HUT ke-80 RI, Sabtu, 16 Agustus 2026, menjadi momen istimewa dengan kehadiran Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Jakarta.
Megawati datang dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sekaligus menyaksikan langsung prosesi pengukuhan. Dalam kesempatan itu, ia juga menyapa dan berbincang dengan beberapa anggota Paskibraka.
Di hadapan wartawan, Presiden ke-5 RI ini mengingatkan bahwa dirinya pernah merasakan pengalaman serupa ketika menjadi anggota Paskibraka pada tahun 1963.
Baca Juga: Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Paparkan Deretan Prestasi di HUT ke 80 RI
“Saya pernah juga ikut Paskibraka tahun ‘63, jadi saya tahu cara didiknya dan lain sebagainya,” ujar Megawati.
Ia menegaskan bahwa para anggota Paskibraka bukan hanya dituntut menjalankan tugas upacara, tetapi juga harus memahami nilai kebangsaan.
“Anak-anak bangsa ini supaya tahu yang namanya Pancasila, yang namanya kebangsaan, yang namanya nasionalisme dan dengan seperti itu nantinya mereka akan menjadi yang namanya Purna Paskibraka,” tambahnya.
Baca Juga: Viral Lomba Agustusan Anak SD, Aksi Bocah Tarik Tambang Salah Arah Jadi Sorotan Warganet
Megawati menilai wawasan kebangsaan para Purna Paskibraka kelak diuji kembali untuk bergabung sebagai Duta Pancasila. Ia pun menyoroti fenomena generasi muda yang semakin jauh dari sejarah.
“Banyak sekali sekarang orang yang tidak mengetahui sejarah namanya Republik Indonesia, yang anak-anak muda apa lagi. Makasih, ya,” tuturnya.
Pengukuhan tersebut dipimpin oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
Sejumlah pejabat hadir, di antaranya Kepala BPIP Yudian Wahyudi, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, serta Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol Imam Widodo.
Dengan kehadiran tokoh bangsa seperti Megawati, pengukuhan Paskibraka 2025 diharapkan semakin menguatkan pesan tentang pentingnya semangat kebangsaan dan pemahaman nilai Pancasila bagi generasi penerus bangsa.***
Artikel Terkait
Prabowo Pangkas Anggaran Rawan Korupsi, Rp300 Triliun APBN 2025 Dialihkan untuk Program Produktif
Kasus Bupati Pati Sudewo Disorot Prabowo, Gerindra Pastikan Teguran Keras dan Pemantauan Ketat
Prabowo Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Tambang Ilegal, Ingatkan Jenderal hingga Partai Politik Tak Dilindungi
Roy Suryo Cs Minta Pemeriksaan Kasus Ijazah Palsu Jokowi Ditunda, Polda Metro Jaya Sebut Semua Sesuai Prosedur
Polemik Royalti Lagu Indonesia Raya di Laga Timnas, Mensesneg Tegaskan Sedang Bahas Jalan Keluar dengan Kemenkum
Pidato Kenegaraan Prabowo, Tegaskan Mandat Danantara Bereskan BUMN, Potong Tantiem Komisaris hingga Atur Pajak
Nelayan Cirebon Temukan Harta Karun Rp720 Miliar, Ribuan Keramik China Dinasti Tang Tersimpan di Laut Jawa
Semarak Lomba HUT RI ke-80, Dari Maraton di Sumut, Festival Bogor, hingga Aksi Sosial Bhayangkari Lampung