APBN 2025 Catat Defisit Rp321,6 Triliun hingga Agustus, Tapi Keseimbangan Primer Masih Surplus Rp22 Triliun

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 22 September 2025 | 20:06 WIB
Menkeu Purbaya melaporkan APBN 2025 mencatat defisit Rp321,6 triliun.  (Instagram/pyudhisadewa)
Menkeu Purbaya melaporkan APBN 2025 mencatat defisit Rp321,6 triliun. (Instagram/pyudhisadewa)

Dari sisi belanja, realisasi hingga Agustus 2025 mencapai Rp1.960,3 triliun atau 55,6 persen dari pagu, naik 1,5 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Belanja pemerintah pusat sebesar Rp1.388,8 triliun atau 52,1 persen dari target. Belanja kementerian/lembaga turun 2,5 persen menjadi Rp686 triliun, sedangkan belanja non-K/L naik 5,6 persen menjadi Rp702,8 triliun.

Baca Juga: Demo Buruh 22 September, Desak RUU Ketenagakerjaan Disahkan, Tagih Janji Satgas PHK, DPR Janji Terima Aspirasi

Transfer ke daerah (TKD) mencapai Rp571,5 triliun atau 66,1 persen dari target, meningkat 1,7 persen dari tahun sebelumnya.

Keseimbangan Primer Surplus

Dengan kondisi tersebut, APBN hingga Agustus 2025 masih mencatatkan surplus keseimbangan primer sebesar Rp22 triliun, menunjukkan penerimaan negara masih mampu menutupi pengeluaran di luar pembayaran bunga utang.

“Defisit APBN Rp321,6 triliun atau 1,35 persen dari PDB. Keseimbangan primer masih Rp20,6 triliun,” kata Purbaya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X