Presiden Prabowo Soroti Modus Baru Kartel Narkoba, Ungkap Kapal Selam hingga PR Rehabilitasi Pecandu

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 29 Oktober 2025 | 19:34 WIB
Presiden Prabowo saat hadir dalam pemusnahan 214,82 ton narkoba dan beri pesa soal rehabilitasi hingga pemberantasan kartel.  (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo saat hadir dalam pemusnahan 214,82 ton narkoba dan beri pesa soal rehabilitasi hingga pemberantasan kartel. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

Mediapriangan.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam memberantas peredaran kartel narkoba di Indonesia. Hal itu disampaikan saat menghadiri pemusnahan 214,82 ton narkoba di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyoroti berbagai modus baru yang digunakan para sindikat narkoba hingga pentingnya penguatan sistem rehabilitasi bagi para pengguna.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyoroti meningkatnya penyelundupan narkoba melalui jalur laut menggunakan kapal. Ia menjelaskan bahwa Polri kini terus memperketat pengawasan dengan menyisir pelabuhan-pelabuhan tikus di berbagai daerah.

Baca Juga: Sulaiman Daud Akhirnya Ditangkap Setelah 10 Tahun Buron, Bongkar Jejak Jaringan Narkoba Kelas Kakap di Indonesia

“Kita hadapi, kita atasi dengan tradisi kita, dengan budaya kita yaitu bersatunya suatu bangsa. Tentara harus jadi tentara rakyat, polisi harus jadi polisi rakyat,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengungkapkan modus penyelundupan narkoba yang dilakukan secara tersembunyi, termasuk kapal yang merapat ke darat di tengah malam.

“Sehingga rakyat nanti yang jadi mata dan telinga. Rakyat yang lapor ke kepala desa, ‘Pak, tadi malam jam 1 ada perahu yang merapat, kapal yang merapat’. Enggak ada kapal mau mendarat jam 1 malam di pantai yang sunyi, niatnya sudah pasti brengsek,” ujar Prabowo.

Menurutnya, kapal yang tidak menyembunyikan aktivitas ilegal tidak akan mendarat di waktu gelap. Hal ini menjadi peringatan bagi aparat untuk memperkuat sistem patroli dan kerja sama dengan masyarakat pesisir.

Baca Juga: Ammar Zoni Terjerat Kasus Narkoba dari Balik Rutan, Eks Polisi Desak Hukuman Berat

Modus Kartel Narkoba Makin Canggih

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo juga menyinggung meningkatnya kecanggihan strategi kartel narkoba dalam mendistribusikan barang haram. Salah satu metode ekstrem yang kini digunakan adalah pemanfaatan kapal selam untuk mengangkut narkoba lintas negara.

“Ini masalah di seluruh dunia. Bahkan sekarang ada modus si kartel narkoba punya kapal selam. Dia punya kapal selam,” tegasnya.

Meski demikian, Presiden Prabowo mengapresiasi kinerja Polri yang telah berhasil menggagalkan penyelundupan besar-besaran ini.

“Anda sudah mencegah tersebarnya narkoba yang sedemikian besar walaupun kita bisa bayangkan bahwa kartel-kartel itu tidak akan mau kalah,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X