Menkeu Purbaya Tegaskan Data Kemenkeu Sudah Dicek Berkali-kali, Fokus Pastikan APBN Tepat Sasaran

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 1 November 2025 | 10:31 WIB
Caption: Menkeu Purbaya tegaskan data Kemenkeu akurat dan pemantauan APBN dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen. (Dok. Menkeuri)
Caption: Menkeu Purbaya tegaskan data Kemenkeu akurat dan pemantauan APBN dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen. (Dok. Menkeuri)

Mediapriangan.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa seluruh data Kemenkeu yang digunakan pemerintah dalam pengelolaan keuangan negara telah melalui proses verifikasi berulang. Pernyataan ini disampaikan setelah sejumlah kepala daerah mengeluhkan perbedaan angka dalam laporan anggaran antara pusat dan daerah.

Isu tersebut sempat disinggung Menkeu Purbaya dalam pidatonya pada peringatan Hari Pemuda ke-97 dan Hari Oeang ke-79. Ia menegaskan pentingnya ketelitian dalam pengelolaan informasi keuangan negara agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Data adalah hal yang paling penting ketika saya atau Kementerian Keuangan bicara tentang dana di daerah, banyak sekali daerah yang protes dan agak sedikit menyalahkan Kemenkeu dengan data yang tidak akurat,” ujar Purbaya dikutip dari YouTube Kemenkeu pada Jumat, 31 Oktober 2025.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Singgung Kontroversi Whoosh di Era Jokowi, Said Didu Sebut ‘Kotak Pandora’ Anggaran Terbuka

“Tapi kita selalu berpegang pada data yang resmi dan sudah dicek berkali-kali,” imbuhnya.

Menurut Purbaya, pengecekan data Kemenkeu dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, Askolani, guna menjaga kredibilitas dan akurasi laporan keuangan negara.

“Saya minta teman-teman semua juga ke depan melakukan hal yang sama, cek dan double cek,” lanjutnya.

Menkeu Purbaya Monitor Penyerapan APBN

Meski baru menjabat kurang dari dua bulan, Menkeu Purbaya aktif memantau penyerapan APBN di berbagai kementerian. Langkah tersebut, katanya, bukan untuk mengintervensi kebijakan, tetapi memastikan setiap anggaran digunakan secara optimal untuk kepentingan publik.

Baca Juga: Tak Ingin Rakyat Terbebani, Menkeu Purbaya Janji Tak Naikkan Pajak Sebelum Ekonomi Tumbuh di Atas 6 Persen

“Ketika saya datang ke kementerian-kementerian untuk menanyakan penyerapan APBN mereka bukan untuk mengganggu kebijakan masing-masing kementerian, tapi untuk memastikan bahwa uang yang kita alokasikan dipakai semaksimal mungkin,” ucapnya.

Ia menambahkan, pengelolaan anggaran yang baik akan memberi dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Dana dari APBN adalah uang yang setiap angkanya dikelola untuk kehidupan rakyat. Kita pastikan setiap rupiah bekerja untuk rakyat. Jadi, pengelolaan APBN harus optimal di pusat maupun di daerah,” tutur Menkeu Purbaya.

Baca Juga: Fenomena ‘Purbaya Everywhere’ di Medsos, Pakar Ekonomi Nilai Publik Tertipu Gaya Koboi Menkeu

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X