80 Persen Publik Setuju Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Tapi Ada Alasan Kuat Mengapa Sebagian Menolak

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 9 November 2025 | 08:13 WIB
Analis Politik Hendri Satrio ungkap hasil survei Kedai Kopi, mayoritas publik dukung Soeharto jadi pahlawan nasional meski ada penolakan keras.   (X/jhonsitorus_19)
Analis Politik Hendri Satrio ungkap hasil survei Kedai Kopi, mayoritas publik dukung Soeharto jadi pahlawan nasional meski ada penolakan keras. (X/jhonsitorus_19)

Sebanyak 79,6 persen menganggapnya terlibat dalam pelanggaran HAM, sementara 61,3 persen menyoroti praktik intimidasi terhadap sejumlah pihak dalam peristiwa kontroversial.

Baca Juga: KPK Tangkap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Terkait Dugaan Jual-Beli Jabatan, 13 Orang Diamankan

Hensat menilai temuan ini menggambarkan bahwa masyarakat masih terbelah dalam menilai warisan kepemimpinan Soeharto. Ia menegaskan perlunya sikap bijak dari pemerintah dalam memutuskan wacana ini.

“Ini adalah alasan-alasan yang sangat krusial bagi sejarah Indonesia. Jadi ini harusnya bisa menjadi pertimbangan dari pemerintah dalam memutuskan nantinya,” ucap Hensat.

“Jadi jangan hanya dilihat banyak yang setuju, tapi dilihat juga yang tidak setuju,” pungkasnya.

Baca Juga: Kapolri Pastikan Terduga Pelaku Ledakan di Masjid SMAN 72 Adalah Siswa, Polisi Dalami Dugaan Paparan Ideologi

Menurut Hensat, keputusan memberi gelar pahlawan nasional kepada Soeharto bukan hanya persoalan angka dukungan, tetapi juga refleksi bagaimana bangsa ini menilai sejarah secara jujur dan menyeluruh.

Adapun survei Kedai Kopi dilakukan pada 5-7 November 2025 dengan metode Computerized Assisted Self Interview (CASI), melibatkan 1.231 responden berusia 17-60 tahun dari seluruh Indonesia.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X