Walk Out Roy Suryo cs Warnai Audiensi Komisi Reformasi Polri soal Ijazah Jokowi, Begini Cerita Sri Radjasa

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 20 November 2025 | 12:53 WIB
Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra sebut ada intervensi Polri dalam audiensi terkait ijazah Jokowi, memicu walk out Roy Suryo cs.  (Tangkapan layar YouTube Forum Keadilan TV)
Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra sebut ada intervensi Polri dalam audiensi terkait ijazah Jokowi, memicu walk out Roy Suryo cs. (Tangkapan layar YouTube Forum Keadilan TV)

Mediapriangan.com - Ketegangan mewarnai audiensi yang digelar Komisi Reformasi Polri terkait polemik Ijazah Jokowi, Rabu 19 November 2025, di Gedung STIK-PTIK Jakarta Selatan.

Pertemuan yang menghadirkan sejumlah tokoh itu berakhir dengan walk out sebagian peserta, termasuk kelompok Roy Suryo cs, yang diundang oleh pakar hukum tata negara Refly Harun untuk memberi pandangan seimbang kepada komisi.

Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra, yang hadir langsung di lokasi, menggambarkan bagaimana situasi sejak awal sudah menunjukkan pengamanan tidak biasa.

Baca Juga: Walk Out di Audiensi Komisi Reformasi Polri, Refly Harun dan Roy Suryo Soroti Aturan Batas Bicara Peserta

“Pertemuan yang dilaksanakan di PTIK, layaknya seperti pertemuan yang sangat rahasia karena sejak saya datang, sudah ditanya di depan, dari mana, keperluannya apa, segala macam,” ujar Sri Radjasa. Ia menambahkan, “Ketat sekali dan itu terbukti bahkan ternyata wartawan juga tidak boleh meliput, kan.”

Situasi memanas ketika ketua Komisi Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, menyampaikan dua pilihan yang membuat Roy Suryo cs keberatan.

Menurut Sri Radjasa, mereka diminta memilih untuk keluar dari ruangan atau tetap duduk tetapi tidak boleh menyampaikan pendapat selama audiensi yang membahas Ijazah Jokowi tersebut.

Baca Juga: Ada Dua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Pastikan Sinergi dan Koordinasi Efektif dengan Polri

“Ini menjadi yang aneh buat saya dan Refly. Akhirnya kita berunding. Tapi ada dua opsi pilihan, (Roy Suryo cs) boleh di ruangan, duduk di belakang dan tidak boleh berpendapat. Ini lebih parah lagi, untuk apa ada forum audiensi tapi tidak boleh berpendapat?” jelasnya.

Terdapat sekitar 25 peserta yang hadir dalam audiensi Komisi Reformasi Polri, dan sebagian memilih walk out mengikuti langkah Roy Suryo cs, sementara yang lain tetap bertahan.

Sri Radjasa menjelaskan bahwa undangan kepada empat tersangka, Roy Suryo, Tifauzia Tyassuma, Rismon Hasiholan Sianipar, dan Muhammad Rizal Fadillah, dilakukan oleh Refly Harun agar komisi memperoleh penjelasan dari kedua sisi secara seimbang, mengingat Otto Hasibuan yang duduk dalam komisi merupakan kuasa hukum presiden.

Baca Juga: Komisi Percepatan Reformasi Polri Tambah Anggota Perempuan, Jimly: Usulan Langsung Presiden Prabowo

Dalam pertemuan itu, Sri Radjasa juga menyampaikan pernyataan penting Jimly mengenai perkara Ijazah Jokowi.

“Jimly sendiri mengatakan bahwa persoalan Roy Suryo ini tidak bisa diangkat ke persidangan karena penetapan ijazah itu asli atau palsu belum kita ketahui,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X