Klarifikasi Syekh Ahmad Al Misry dari Mesir, Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual hingga Fitnah Terhadap Rasulullah

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 23 April 2026 | 13:11 WIB
Melalui video terbaru, terdapat poin penting klarifikasi Syekh Ahmad Al Misry dari Mesir atas berbagai tuduhan pelecehan seksual yang viral di medsos. (Instagram/ahmad_almisry2)
Melalui video terbaru, terdapat poin penting klarifikasi Syekh Ahmad Al Misry dari Mesir atas berbagai tuduhan pelecehan seksual yang viral di medsos. (Instagram/ahmad_almisry2)

 

 

KAIRO, Mediapriangan.com - Pendakwah ternama Syekh Ahmad Al Misry akhirnya memecah keheningan terkait gelombang isu miring yang menyeret namanya di tanah air.

Melalui kanal digital pribadinya pada Kamis (23/4/2026), ulama yang akrab disapa Ustaz SAM ini melontarkan bantahan keras terhadap sejumlah poin krusial, mulai dari dugaan asusila hingga narasi yang dianggap mencoreng nilai agama.

Poin pertama dalam klarifikasi Syekh Ahmad Al Misry dari Mesir berkaitan dengan keberadaannya di luar negeri.

Syekh Ahmad Al Misry menepis anggapan bahwa keberangkatannya merupakan upaya menghindari proses hukum atas laporan ke Mabes Polri yang dilayangkan pihak pelapor pada November tahun lalu.

Baca Juga: Strategi Intel dan ICCN Bekali 158 Guru Vokasi Teknologi AI Guna Percepat Link and Match Industri Masa Depan

“Saya Syekh Ahmad Al Misry berangkat ke Mesir pada tanggal 15 Maret 2026, saya tiba di Mesir tanggal 16 Maret 2026 karena mendampingi ibunda yang sedang sakit dan menjalani operasi pada tanggal 17 Maret 2026,” ucapnya tegas.

Ia menjelaskan bahwa surat pemanggilan otoritas hukum baru terbit setelah dirinya berada di Mesir. Beliau pun mengapresiasi langkah kooperatif kepolisian.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bareskrim khususnya penyidik yang memberikan kesempatan untuk mendengarkan kesaksian saya secara online,” lanjutnya sembari menekankan status Syekh Ahmad Al Misry sebagai saksi, bukan tersangka.

Baca Juga: Taliabu Gandeng ICCN, Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Jalan Baru Lepas dari Ketergantungan Tambang

Terkait substansi perkara, Ustaz SAM secara eksplisit menepis adanya tuduhan pelecehan seksual terhadap santri-santrinya. Ia menyatakan telah menyiapkan langkah hukum balasan dengan menyiapkan berbagai bukti tandingan.

“Tuduhan pelecehan kepada santri itu tidak benar adanya, maka mohon teliti karena bukti-bukti yang saya punya sudah saya serahkan kepada kuasa hukum saya untuk menyerahkannya kepada pihak berwenang dan juga ada saksi-saksinya,” paparnya.

Isu lain yang tidak kalah panas adalah narasi mengenai fitnah terhadap Rasulullah yang dikaitkan dengan dirinya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X