Mundur dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Tetap Dilibatkan di Dewas BGN: Istana Soroti Pengalamannya Urusi MBG

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 22 Juli 2026 | 18:47 WIB
Nanik S Deyang mundur dari Kepala BGN untuk berobat, namun tetap dilibatkan di Dewas BGN. Istana menilai pengalamannya dalam MBG masih dibutuhkan. (Dok BGN - Sudaryono.id)
Nanik S Deyang mundur dari Kepala BGN untuk berobat, namun tetap dilibatkan di Dewas BGN. Istana menilai pengalamannya dalam MBG masih dibutuhkan. (Dok BGN - Sudaryono.id)

Pernyataan tersebut disampaikan Nanik setelah memutuskan mundur dari jabatan Kepala BGN karena alasan kesehatan. Ia mengungkapkan harus menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.

Meski masa kepemimpinannya sebagai Kepala BGN relatif singkat, sekitar 1,5 bulan, Prasetyo menyebut Nanik telah melakukan sejumlah langkah selama berada di pucuk pimpinan lembaga tersebut. Ia juga menilai Nanik bersama jajaran pimpinan baru lainnya telah membuat berbagai gebrakan dalam menjalankan tugas di BGN.

Baca Juga: Kemarau Makin Kering, BPBD Kota Tasikmalaya Salurkan 45 Ribu Liter Air Bersih Setiap Hari

Keputusan Nanik untuk mundur pun dihormati oleh Istana. Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat memaksakan seseorang untuk tetap menjabat apabila yang bersangkutan merasa perlu mengambil langkah tertentu demi kondisi pribadinya.

“Kalau pertanyaannya adalah kenapa harus mundur atau kenapa tidak cuti saja, ini kan kita kembalikan kepada yang bersangkutan,” ujar Prasetyo.

“Ini kan kita juga tidak bisa memaksakan karena yang mengerti kondisi pribadinya adalah beliau dan kita sangat menghormati sikap dan jiwa besar beliau dengan beliau mengajukan pengunduran diri,” sambungnya.

Baca Juga: Nanik Deyang Mundur dari Kepala BGN, Baru 1,5 Bulan Menjabat dan Tetap Diminta Awasi Program MBG

Nanik sebelumnya juga menyampaikan pesan perpisahan kepada publik melalui akun Facebook pribadinya. Dalam unggahan tersebut, ia menjelaskan rencana keberangkatannya ke luar negeri untuk menjalani pengobatan jantung.

Keputusan mundur itu diambil setelah Nanik menyampaikan kondisi kesehatannya kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia menyatakan bahwa pengobatan menjadi alasan utama untuk melepaskan tanggung jawab sebagai Kepala BGN.

Di sisi lain, Nanik menegaskan bahwa pengunduran dirinya tidak berarti berhenti mendukung pemerintahan Presiden Prabowo. Ia menyampaikan komitmennya untuk tetap memberikan dukungan terhadap agenda pemerintah.

“Saya tetap berjuang dan mendukung Pak Presiden yang saat ini sangat keras berupaya memperbaiki kehidupan rakyat Indonesia,” lanjutnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X