Dalam tayangan tersebut, Linawati dan keluarganya masih menyampaikan harapan agar persoalan dana itu segera diselesaikan. Mereka meminta BTN memberikan kepastian dan tidak membiarkan nasabah terus menunggu tanpa kejelasan.
Namun, keterangan mengenai penghitungan dana dan memo yang disebut Linawati masih perlu diperiksa berdasarkan dokumen yang relevan.
Penjelasan dari pihak bank juga diperlukan untuk memperoleh gambaran yang berimbang mengenai duduk perkara dan tahapan penyelesaiannya.
Hingga informasi dalam tayangan tersebut disampaikan, tuntutan Linawati berfokus pada pengembalian dana dan komunikasi langsung dengan kuasa hukumnya.
Keterangan resmi BTN mengenai klaim serta permintaan keluarga tersebut belum tercantum dalam bahan yang tersedia.***
Artikel Terkait
TPID Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Mitigasi El Nino, Bank Indonesia Fokus Jaga Inflasi Daerah
Panen Raya Klaster Padi Pamarican Capai 7,5 Ton per Hektare, Bank Indonesia Perkuat Ketahanan Pangan Ciamis
Bank Indonesia Tasikmalaya Luncurkan SINDANG PRIATIM Berbasis AI, Perkuat Pengendalian Inflasi di Priangan Timur
Komplotan Begal Cibitung Bekasi Ditangkap, 6 Pelaku Diduga Gasak Rp30 Juta Usai Korban Ambil Uang di Bank
BI Corner Connect 2026 Diluncurkan, Bank Indonesia Tasikmalaya Perkuat Perpustakaan untuk Literasi Kebanksentralan
Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB KCK Banten Terbongkar, Dokumen Fiktif Picu Kerugian Negara Rp8,7 Miliar
Pelayanan Bank bjb Tamansari Disorot Saat Hari Pelanggan Nasional, Nasabah Disabilitas Beri Nilai 99,9
Rating Bank BJB Turun Jadi idAA-, NPL Naik dan PEFINDO Soroti Tekanan Kualitas Aset
Rating Bank BJB Turun, NPL Tembus 3,3 Persen dan Pencadangan Makin Tertekan
Rating Bank BJB Turun, Saham Daerah 75,55 Persen dan NPL Naik Jadi 3,3 Persen