Kabut Asap Karhutla Indonesia, Menko PMK Sugiono Ungkap Respons Pemerintah atas Pesan Parlemen Malaysia

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06 WIB
Menko PMK Sugiono menanggapi sorotan Parlemen Malaysia terkait kabut asap karhutla Indonesia. Pemerintah menyebut koordinasi lintas negara terus dilakukan. (Instgaram/sugiono_56)
Menko PMK Sugiono menanggapi sorotan Parlemen Malaysia terkait kabut asap karhutla Indonesia. Pemerintah menyebut koordinasi lintas negara terus dilakukan. (Instgaram/sugiono_56)

 

JAKARTA, Mediapriangan.com - Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan negara-negara tetangga untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menimbulkan kabut asap lintas batas. Langkah tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono setelah muncul sorotan dari anggota Parlemen Malaysia, Kalam Salan.

Dalam keterangan resmi pada Kamis, 22 Oktober 2026, Sugiono menyatakan pemerintah memahami kekhawatiran Malaysia terhadap dampak asap kebakaran yang turut dirasakan masyarakat di negara tersebut. Ia mengatakan masyarakat Indonesia juga mengalami dampak langsung dari bencana tersebut.

“Kemudian yang kedua, tentu saja kita memahami karena sebagai bangsa kita juga merasakan dampak langsung, masyarakat kita merasakan dampak langsung dari karhutla ini,” kata Sugiono.

Baca Juga: Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelaku Karhutla, Sebut Pembakaran Hutan sebagai Terorisme Lingkungan

Menurut Sugiono, Indonesia menjadi pihak yang lebih dahulu merasakan dampak kebakaran hutan dan lahan tersebut. Karena itu, penanganan di dalam negeri tetap menjadi perhatian, sementara komunikasi dengan negara yang terdampak asap terus dijalankan.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas niat Malaysia untuk membantu Indonesia menghadapi persoalan tersebut.

“Saya kira apa yang dirasakan oleh negara-negara tetangga juga yang paling pertama merasakannya adalah kita. Oleh karena itu, kita juga berterima kasih atas iktikad baik untuk membantu Indonesia,” sebutnya.

Baca Juga: KPK Bantah Video Viral Nusron Wahid Dijemput Paksa di Bandara, Penyidik Siapkan Langkah Lanjutan Usai Dua Kali Absen

Koordinasi Melalui Jalur Diplomatik dan BNPB

Sugiono menjelaskan, komunikasi mengenai penanganan karhutla dilakukan melalui sejumlah saluran, mulai dari hubungan diplomatik hingga komunikasi langsung antarkepala negara.

Pemerintah juga mengandalkan koordinasi teknis melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendukung upaya penanganan di lapangan dan kerja sama dengan pihak terkait.

“Tentu saja komunikasi dan koordinasi kita lakukan lewat berbagai jalur, baik itu jalur diplomatik maupun hubungan langsung antar kepala negara," terang Sugiono.

"Dan di sisi teknis, saya kira juga BNPB juga sudah melakukan langkah-langkah yang sifatnya koordinatif dalam rangka mengatasi situasi ini bersama-sama. Saya kira itu,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X