Agus menambahkan, jajarannya juga diminta tidak menggunakan pengawalan bersuara dan strobo, meski ketentuan tetap ada terkait kondisi darurat.
Langkah ini diambil untuk mengevaluasi praktik pengawalan agar tetap aman dan menghormati pengguna jalan lain.
Fenomena “Tot Tot Wuk Wuk” kini menjadi refleksi penting soal penggunaan simbol prioritas di jalan raya.
Gerakan ini menegaskan bahwa fasilitas seperti sirene dan strobo memang semestinya diperuntukkan bagi kendaraan darurat seperti ambulans dan mobil pemadam kebakaran, yang terkait langsung dengan keselamatan publik.***