“Enak, bagus, nyaman,” ujar salah satu penumpang.
Penumpang lain mengucapkan terima kasih kepada petugas kereta. “Senang banget, terima kasih ya, pak,” tuturnya.
Warganet turut memberikan respons positif, menyambut hadirnya layanan ramah petani dan pedagang ini.
Akun @buna_arafat berkomentar, “Turut senang deh lihatnya, sehat-sehat ibu, laris manis jualannya.”
Akun @niatututrflx menambahkan, “Alhamdulillah mobilitas buat para pencari rezeki jadi makin mudah sekarang.”
Mereka menilai tarif Rp3.000 sangat membantu meningkatkan mobilitas usaha masyarakat kecil.
Masukan untuk Layanan agar Semakin Optimal
Di sisi lain, sejumlah warganet juga memberikan masukan untuk pengembangan fasilitas tersebut. “Kenapa enggak sampai Jakarta sekalian?” tanya akun @trihartonotranspo.
Sementara itu, akun @fadlun.fadd menyarankan perbaikan fasilitas, “Pintunya (red. seharusnya) dibikin kayak cargo yang digeser.”
Hadirnya kereta khusus petani-pedagang merupakan langkah awal KAI menyediakan akses murah bagi pedagang serta memperkuat ekosistem transportasi yang mendukung produktivitas masyarakat.
Layanan ini diharapkan mampu membantu pemerataan ekonomi, sekaligus mempermudah distribusi hasil pertanian di wilayah Banten dan sekitarnya.***